Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Player To Watch: Ivy, Bintang Muda Asal Korea Selatan
Sumber: Valorant Champions
  • Ivy, pemain muda asal Korea Selatan dari Nongshim RedForce, tampil gemilang di VCT Masters Santiago 2026 dan membawa timnya juara setelah menaklukkan Paper Rex di Grand Final.
  • Statistik karier Ivy menunjukkan konsistensi tinggi dengan rating 1.02, ADR 128.4, ACS 195.7, serta rasio K/D 1.09 dari ribuan ronde yang telah ia mainkan sejak 2023.
  • Lahir tahun 2006, Ivy sudah mengoleksi banyak gelar bergengsi Valorant dan kini dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kancah kompetitif internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ivy, pemain muda asal Korea Selatan, tampil menonjol di turnamen VCT Masters Santiago 2026 dan membantu Nongshim RedForce meraih gelar juara setelah mengalahkan Paper Rex di partai final.
  • Who?
    Pemain bernama asli Park Sung-hyeon atau Ivy, anggota tim Nongshim RedForce, bersama rekan-rekannya yang berkompetisi di ajang Valorant Champions Tour (VCT) Masters Santiago 2026.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Santiago, Chile, dalam rangkaian kompetisi internasional VCT Masters 2026 yang mempertemukan berbagai tim profesional Valorant dunia.
  • When?
    Performa gemilang Ivy terjadi pada Grand Final VCT Masters Santiago 2026 yang digelar pada Maret 2026, berdasarkan data statistik per 17 Maret tahun tersebut.
  • Why?
    Ivy menjadi sorotan karena kontribusi krusialnya membawa kemenangan bagi Nongshim RedForce serta catatan statistik impresif yang menunjukkan konsistensi dan kemampuan tinggi sepanjang turnamen.
  • How?
    Ivy mencatat performa dominan di map Split melawan Paper Rex dengan hasil 19 kill, 8 death, dan 2 assist; ia juga menunjukkan ketenangan serta pengambilan keputusan matang selama pertandingan berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada anak muda dari Korea Selatan namanya Ivy. Dia jago main game Valorant sama timnya Nongshim RedForce. Mereka menang lawan Paper Rex dan jadi juara di VCT Masters Santiago 2026. Ivy bantu timnya menang karena dia main bagus sekali dan tenang. Sekarang banyak orang bilang Ivy pemain yang harus diperhatikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama Ivy menjadi salah satu sorotan utama di panggung VCT Masters Santiago 2026 kemarin.

Performa impresifnya bersama Nongshim RedForce sukses mencuri perhatian para penggemar Valorant, terutama setelah timnya keluar sebagai juara usai mengalahkan Paper Rex di Grand Final.

Berkat kontribusi krusialnya sepanjang turnamen, tak heran jika Ivy kini masuk dalam daftar Player To Watch. Pemain muda asal Korea Selatan ini bukan hanya tampil konsisten, tetapi juga mampu menjadi pembeda di momen-momen penting.

In Article GGWP_.png


1. Statistik yang Berbicara

Sumber: Valorant Champions

Memiliki nama asli Park Sung-hyeon, Ivy mulai meniti karier di skena kompetitif Valorant sejak 2023. Dalam waktu relatif singkat, ia berhasil menunjukkan perkembangan signifikan sebagai pemain profesional.

Berdasarkan data dari The Spike per 17 Maret 2026, Ivy mencatatkan statistik yang solid sepanjang kariernya.

Ia memiliki rating 1.02, Average Damage per Round (ADR) sebesar 128.4, serta Average Combat Score (ACS) 195.7. Selain itu, ia juga membukukan 0.70 kills per round (KPR), persentase headshot 30.7 persen, serta rasio K/D 1.09 dari total 3.918 ronde dan 185 map.

Statistik ini mencerminkan konsistensi Ivy sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi stabil di berbagai situasi pertandingan, baik saat menyerang maupun bertahan.

2. Bersinar di Map Split Kontra Paper Rex

Sumber: Valorant Champions

Salah satu performa terbaik Ivy terlihat saat Nongshim RedForce menghadapi Paper Rex di partai final VCT Masters Santiago 2026. Pada map Split, ia tampil luar biasa dan menjadi motor kemenangan timnya.

Dalam satu map tersebut, Ivy mencatatkan 19 kill, 8 death, dan 2 assist (19/8/2 KDA). Ia juga membukukan 290 ACS serta 175 ADR, angka yang menunjukkan dominasinya sepanjang pertandingan.

Performa gemilang ini turut membantu Nongshim RedForce mengamankan kemenangan telak 13-4 atas Paper Rex di map tersebut.

Tak hanya unggul secara statistik, Ivy juga menunjukkan ketenangan dan pengambilan keputusan yang matang meski timnya mendominasi di map tersebut saat melawan Paper Rex.

3. Masa Depan Cerah di Usia Muda

Sumber: Valorant Champions

Lahir pada 2006, Ivy masih berada di fase awal kariernya. Namun, pencapaiannya sudah terbilang luar biasa.

Ia telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi, mulai dari VALORANT Challengers 2024 Korea: Split 2, VCT Ascension Pacific 2024, TEN Valorant Global Invitational 2025, VCT 2026: Pacific Kickoff, hingga puncaknya menjuarai VCT Masters Santiago 2026.

Dengan segudang prestasi tersebut, Ivy menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar rising star biasa. Ia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain terbaik di dunia Valorant dalam beberapa tahun ke depan.

Jika mampu menjaga konsistensi dan terus berkembang, bukan tidak mungkin Ivy akan menjadi wajah baru dominasi Korea Selatan di skena kompetitif Valorant. Untuk saat ini, satu hal yang pasti—nama Ivy adalah pemain yang wajib masuk radar untuk terus dipantau.

FAQ

Siapa Ivy di skena kompetitif Valorant?

Ivy adalah pemain profesional Valorant asal Korea Selatan yang bermain untuk Nongshim RedForce dan menjadi salah satu bintang di VCT Masters Santiago 2026.

Apa pencapaian terbesar Ivy di Valorant?

Salah satu pencapaian terbesar Ivy adalah menjuarai VCT Masters Santiago 2026 bersama Nongshim RedForce, serta beberapa turnamen lain seperti VCT Ascension Pacific 2024 dan VCT Pacific Kickoff 2026.

Bagaimana performa Ivy di Grand Final VCT Masters Santiago 2026?

Ivy tampil impresif, terutama di map Split saat melawan Paper Rex, dengan statistik 19/8/2 KDA, 290 ACS, dan 175 ADR.

Mengapa Ivy disebut sebagai Player To Watch?

Ivy disebut sebagai Player To Watch karena konsistensi performa, statistik yang solid, serta potensinya yang besar di usia muda untuk menjadi salah satu pemain top di Valorant.

Editorial Team