Turnamen nasional Call of Duty: Mobile bertajuk CODM King Arena 2026 resmi berakhir pada Sabtu, 8 Maret 2026. Ajang kompetitif yang mempertemukan tim-tim terbaik Indonesia ini dimenangkan oleh Vizualz Esports, yang tampil dominan sejak awal turnamen hingga babak final.
Pada laga puncak, Vizualz Esports berhasil mengalahkan Tim Rejects dengan skor meyakinkan 4-0. Kemenangan tersebut memastikan mereka membawa pulang bagian terbesar dari prize pool Rp100 juta sekaligus menegaskan performa konsisten yang mereka tampilkan sepanjang kompetisi.

Turnamen ini juga menjadi momen penting bagi ekosistem kompetitif Call of Duty: Mobile di Indonesia.
CODM King Arena 2026 tercatat sebagai turnamen nasional pertama yang digelar secara offline dengan fokus penuh pada mode Search & Destroy (SND), serta menggunakan format Swiss Stage yang menghadirkan pertandingan lebih kompetitif sejak fase awal.
Salah satu pemain Vizualz Esports, Sulthan Daffa Azanta, mengungkapkan bahwa pengalaman timnya menjadi faktor penting di balik keberhasilan mereka menjuarai turnamen ini.
“Ya, walaupun ini jadi turnamen offline pertama untuk mode Search & Destroy (SND) tapi anak-anak di Vizualz ini kan sebenarnya orang-orang lama juga ya. Jadi mereka sudah percaya diri banget untuk menang. Terus juga kita saling support satu sama lain biar bisa ngeraih juara,” ungkapnya.
Berkat kemenangan tersebut, Vizualz Esports juga mendapatkan tiket untuk tampil di panggung internasional. Mereka akan menjadi salah satu wakil Indonesia di CODM Garena Summer Invitational 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Selain Vizualz Esports, dua tim lain juga akan ikut membawa nama Indonesia ke kompetisi internasional tersebut.
Tim Rejects sebagai runner-up serta El Tantrum yang finis di peringkat ketiga turut memastikan tempat mereka untuk bersaing melawan tim-tim terbaik dari berbagai negara di kawasan Garena.
Tak hanya menyajikan pertandingan kompetitif, babak Grand Final CODM King Arena 2026 juga menjadi ajang berkumpulnya komunitas Call of Duty: Mobile, khususnya di wilayah Jakarta.
Beragam aktivitas komunitas turut meramaikan acara tersebut. Mulai dari mini tournament mode Battle Royale dan Free For All dengan prize pool Rp5 juta, fun match bersama creator dan cosplayer, hingga berbagai doorprize yang dibagikan kepada pengunjung.
Acara ini juga menjadi momen silaturahmi bagi berbagai elemen komunitas CODM, termasuk pemain, content creator, clan, hingga mantan pro player yang turut hadir meramaikan suasana. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, menciptakan nuansa kebersamaan yang hangat di tengah kompetisi esports.
Kemeriahan Grand Final CODM King Arena 2026 bahkan tidak hanya dirasakan di lokasi utama. Sejumlah komunitas di berbagai daerah juga ikut meramaikan turnamen ini melalui rangkaian Watch Party yang digelar di lima kota, yaitu Karawang, Bandung, Solo, Surabaya, dan Makassar.
Dengan antusiasme komunitas yang besar serta lahirnya wakil Indonesia untuk turnamen internasional, CODM King Arena 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ekosistem kompetitif Call of Duty: Mobile di Tanah Air.
Siapa juara CODM King Arena 2026? | Juara CODM King Arena 2026 adalah Vizualz Esports, setelah mereka mengalahkan Tim Rejects di babak Grand Final dengan skor telak 4-0. |
Berapa total prize pool CODM King Arena 2026? | Turnamen CODM King Arena 2026 menyediakan total prize pool sebesar Rp100 juta yang diperebutkan oleh tim-tim terbaik Call of Duty: Mobile di Indonesia. |
Tim mana saja yang lolos ke CODM Garena Summer Invitational 2026? | Tiga tim yang mewakili Indonesia di CODM Garena Summer Invitational 2026 adalah Vizualz Esports, Tim Rejects, dan El Tantrum. |
Apa yang membuat CODM King Arena 2026 berbeda dari turnamen CODM lainnya? | CODM King Arena 2026 menjadi turnamen nasional pertama Call of Duty: Mobile yang digelar secara offline dengan fokus pada mode Search & Destroy (SND) serta menggunakan format Swiss Stage, sehingga menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif sejak awal turnamen. |
