Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan fitur Roblox Kids dan Roblox Select untuk pengguna di bawah usia 16 tahun.
Langkah besar ini ditandai dengan peluncuran dua kategori akun baru, yaitu Roblox Kids (untuk usia 5–12 tahun) dan Roblox Select (untuk usia 13–15 tahun).
Melalui sistem proteksi terpadu ini, pemain berusia muda akan otomatis ditempatkan ke jenis akun yang sesuai berdasarkan teknologi verifikasi usia global Roblox.
Imbasnya, mereka hanya dapat mengakses katalog game pilihan yang telah dikurasi secara ketat dan diperbarui secara dinamis.
Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kebijakan ketat Roblox sejak Desember lalu, di mana mereka menjadi platform game online pertama yang mewajibkan verifikasi usia berbasis wajah untuk fitur chat.
Langkah ini juga menjadi bentuk kepatuhan Roblox terhadap PP TUNAS (Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik) di Indonesia.
Sebelumnya, pada 30 April 2026, jajaran manajemen Roblox telah bertemu langsung dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, beserta jajaran Kementerian Komdigi di Jakarta untuk mematangkan komitmen perlindungan digital ini.
Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox, menyatakan, “Peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia hari ini membantu memastikan anak-anak Indonesia hanya dapat mengakses konten yang sesuai untuk mereka sejak pertama kali bermain."
"Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di garis depan dalam perlindungan anak, dan kami bangga dapat menghadirkan ruang online yang positif untuk belajar, berkreasi, dan bermain bagi jutaan pemain di sini.”
Selain di Indonesia, peluncuran awal ini juga serentak dimulai di Selandia Baru, Australia, dan Belanda, sebelum nantinya dilepas secara global pada bulan depan.
Table of Content

