Di fase early game, Hirara tentunya fokus jungling dan tidak terlalu memaksakan duel. Fokus utama adalah farming dan menjaga posisi agar tidak mudah terkena gank.
Memasuki mid game, Hirara mulai menunjukkan perannya sebagai damage dealer.
Kamu bisa memanfaatkan skill pertama untuk membuka serangan atau memberikan tekanan kepada lawan. Sementara itu, skill kedua sebaiknya digunakan secara bijak sebagai alat repositioning, baik untuk mendekati target maupun keluar dari situasi berbahaya.
Kunci utama dalam memainkan Hirara adalah pemilihan momen.
Sebaiknya kamu masuk ke dalam team fight setelah lawan mengeluarkan skill crowd control mereka.
Dengan begitu, Hirara memiliki ruang lebih aman untuk mengeksekusi combo tanpa risiko langsung terkena serangan balik.
Sebagai Hirara, akan lebih baik jika kamu lock target ke hero dengan durabilitas rendah seperti marksman atau mage. Posisi masuk juga harus diperhatikan, idealnya dari sisi atau belakang agar lebih sulit terdeteksi dan memaksimalkan peluang eliminasi.
Di fase late game, peran Hirara menjadi semakin krusial. Satu eksekusi yang tepat bisa menentukan hasil team fight.
Namun, risiko yang dihadapi juga semakin besar karena kesalahan kecil dalam positioning dapat berakibat fatal.
Oleh karena itu, pemain perlu menjaga jarak sebelum pertarungan dimulai, menunggu momentum yang tepat, lalu masuk dengan cepat untuk mengincar target prioritas.
Nah, itu dia beberapa penjelasan tentang skill dari Hirara dan tips menggunakannya di dalam game.
Dengan skill set yang dimilikinya, Hirara punya potensi besar untuk menjadi hero populer di meta mendatang. Kemampuannya dalam melakukan pick-off dan mengganggu backline lawan membuatnya sangat berbahaya di tangan yang tepat.
Bagaimana menurut kamu? Apakah tertarik menggunakan Hirara? Apakah Hirara akan masuk ke META utama?