Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

Ini Alasan Komdigi Menunda Sementara Penerapan IGRS

Ini Alasan Komdigi Menunda Sementara Penerapan IGRS
Sumber: Unsplash.com
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Komdigi menunda sementara penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) setelah muncul polemik dan dilakukan evaluasi serta investigasi menyeluruh terhadap sistem klasifikasi usia game tersebut.
  • Tim khusus dibentuk untuk menelusuri aspek sistem, proses, dan tata kelola IGRS dengan melibatkan asosiasi, pelaku industri, serta masyarakat agar kebijakan lebih objektif dan implementatif.
  • Penundaan dilakukan agar IGRS diperkuat sebelum diterapkan penuh, dengan tujuan menghadirkan klasifikasi usia game yang jelas demi perlindungan anak dan kepastian bagi industri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memutuskan untuk menghentikan sementara penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) setelah muncul berbagai polemik terkait implementasinya dalam beberapa waktu terakhir.

Keputusan ini diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh terhadap sistem klasifikasi usia game tersebut.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menelusuri berbagai aspek dalam implementasi IGRS.

“Tim ini bekerja menelusuri seluruh aspek, mulai dari sistem, proses, hingga tata kelola, agar kita mendapatkan temuan yang objektif dan komprehensif,” ujar Sonny dalam keterangannya yang dikutip pada Selasa (21/04/2026).

Menurut Sonny, proses investigasi ini juga dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak dari ekosistem industri game di Indonesia.

Komdigi menerima berbagai masukan dari asosiasi, pelaku industri, hingga masyarakat umum untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat benar-benar dapat diterapkan secara efektif.

“Kami menerima banyak masukan dari asosiasi, pelaku industri, serta masyarakat. Setiap hari kami melakukan diskusi dan identifikasi karena penting bagi kami memastikan kebijakan yang dibuat tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga implementatif di lapangan,” jelasnya.

Komdigi menegaskan bahwa tujuan utama penerapan IGRS adalah untuk menghadirkan sistem klasifikasi usia game yang lebih jelas di Indonesia.

“Selama ini Indonesia belum memiliki standar klasifikasi game yang jelas. Melalui IGRS, pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri,” ujar Sonny.

Dengan adanya sistem rating tersebut, orang tua diharapkan dapat lebih mudah mengetahui apakah sebuah game sesuai dengan usia anak mereka atau tidak.

Sebagai tindak lanjut dari proses investigasi yang masih berlangsung, Komdigi akhirnya memutuskan untuk menunda sementara penerapan rating IGRS, seperti yang disampaikan pada Jumat (17/04/2026).

Langkah ini dilakukan agar sistem klasifikasi usia tersebut dapat diperbaiki dan diperkuat sebelum diterapkan secara penuh.

“Penundaan ini bersifat sementara. Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa ke depan sistem IGRS dapat berjalan lebih kuat, lebih kredibel, dan dapat dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan,” tegas Sonny.

Komdigi juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kritik dan masukan yang diberikan oleh komunitas game maupun pelaku industri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh masukan, kritik, dan koreksi yang telah disampaikan. Hal tersebut sangat berarti bagi perbaikan IGRS ke depan,” tambahnya.

Ke depan, pemerintah berharap sistem klasifikasi usia game di Indonesia dapat menjadi acuan yang jelas bagi konsumen, orang tua, maupun industri game, sehingga distribusi game digital di Indonesia bisa berlangsung lebih transparan dan bertanggung jawab.

FAQ

Mengapa Komdigi menunda penerapan IGRS?

Komdigi menunda penerapan IGRS sementara waktu karena masih melakukan investigasi terhadap sistem, proses, dan tata kelola implementasi rating game agar dapat berjalan lebih kredibel dan akurat.

Apa itu IGRS dalam game?

IGRS (Indonesia Game Rating System) adalah sistem klasifikasi usia game di Indonesia yang bertujuan memberikan informasi kepada pemain dan orang tua mengenai kelayakan usia sebuah game berdasarkan kontennya.

Siapa yang terlibat dalam evaluasi sistem IGRS?

Komdigi melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam evaluasi IGRS, termasuk asosiasi industri game, pelaku industri, komunitas gamer, serta masyarakat.

Apakah penerapan IGRS akan dibatalkan?

Tidak. Komdigi menegaskan bahwa penundaan ini hanya bersifat sementara untuk memperbaiki sistem agar lebih kuat, kredibel, dan dapat dipercaya sebelum diterapkan kembali.

Share
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya
Follow Us

Latest in Gaming

See More