Dengan NFT yang mulai semakin ramai, beberapa figur terkenal mulai mengikuti bandwagon ini. Salah satunya adalah rapper dari band bernama Linkin Park yang menganggap bahwa blockchain ini memiliki sebuah manfaat di dunia gaming.
NFT, suka atau tidak suka sistem blockchain ini suatu saat akan menjadi standar gaming. Hal seperti gacha dan lootbox saja yang terkadang dibenci oleh gamer hingga sekarang masih aktif digunakan dalam game free-to-play.
Namun, terlepas dari seluruh kontroversi yang ada, NFT nyatanya bisa digunakan untuk hal yang positif! Contohnya? Seperti mencatat hak kepemilikan asli dari suatu obyek digital. Anggaplah kalian memesan sebuah komisi khusus untuk dijadikan sebuah NFT, kalian lah yang memegang hak milik karakter tersebut.
Satu pernyataan yang cukup berani tentang NFT datang dari seorang rapper dari Linkin Park. Mike Shinoda yang sebelumnya menjual mixtape berjudul ZIGGURATS memiliki pendapatnya sendiri mengenai blockchain kontroversial ini.
Banyak penggunaan dan tidak terbatas pada satu game saja.
Mike Shinoda yang kalian kenal sebagai salah satu personil dari band legendaris Linkin Park menganggap bahwa para gamer tidak mengerti kegunaan dan value dari NFT itu tersendiri. Ia menyebutkan bahwa NFT tidak hanya sekedar gambar saja, namun obyek digital lain juga.
“Bayangkan kalian memiliki sebuah skin di Valorant dan kalian bisa menggunakan di berbagai macam game lain seperti Minecraft dan Fortnite. Bukankah itu memberikan banyak sekali kegunaan bagi para pemain?” Sebut Mike dalam sebuah tweet.
Tentunya, dengan teori di atas kertas seperti ini, para gamer bisa dengan leluasa menggunakan NFT mereka dalam berbagai banyak game, bukan? Sayangnya, hal tersebut dibantah oleh bermacam developer game.
Mike Shinoda dianggap tidak mengerti NFT.

Dari gamer menuju pengembang game, tidak sedikit yang menyayangkan opini dari sang rapper legendaris Linkin Park ini. Pasalnya, apa yang ia sebutkan disebut sangat merepotkan dalam pengaplikasian di dunia gaming.
“Siapa yang mau membayar pengembang lain dari publisher lain dengan begitu banyak sistem yang berbeda untuk mengimplementasi sistem ini? Dan kenapa mereka harus menggunakan skin NFT lain jika mereka bisa membuat skin sendiri untuk profit?” Sebut Lead Designer dari TT Games.
Sayangnya, untuk saat ini, NFT masih belum matang. Begitu banyak hasil karya yang disalahgunakan termasuk seperti EtikaPunks yang memberikan sebuah impresi negatif mengenai sistem satu ini.
Sumber: GamerBraves




















