Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
7 Game Mirip Pragmata yang Wajib Dicoba, Dari Cerita Emosional Hingga Aksi Futuristik
Hugh dan Diana (dok. Capcom/PRAGMATA)
  • Pragmata, game baru dari Capcom, mencatat lebih dari satu juta unduhan di Steam dalam dua hari berkat kombinasi aksi third-person shooter dan elemen hacking yang emosional.
  • Artikel ini merekomendasikan tujuh game dengan nuansa mirip Pragmata, mulai dari NieR: Automata hingga Binary Domain, yang menonjolkan tema teknologi, emosi, dan atmosfer sci-fi mendalam.
  • Setiap game alternatif menawarkan pengalaman unik—dari dunia sunyi Death Stranding hingga aksi cepat Vanquish—namun tetap mempertahankan benang merah hubungan manusia dan teknologi seperti di Pragmata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Baru saja dirilis, Pragmata langsung melesat jadi salah satu game paling dibicarakan saat ini. Game besutan Capcom tersebut bahkan mencatatkan lebih dari 1 juta unduhan di Steam hanya dalam waktu dua hari sejak peluncurannya.

Antusiasme tinggi ini bukan tanpa alasan. Pragmata menawarkan sesuatu yang terasa segar: perpaduan third-person shooter dengan mekanik hacking real-time, dibalut hubungan emosional antara dua karakter yang menjadi inti pengalaman bermain.

Namun, bagi pemain yang sudah menamatkan atau ingin mencari pengalaman serupa, ada beberapa game lain yang menawarkan “rasa” yang sejalan.

Mulai dari tema kecerdasan buatan hingga atmosfer sci-fi yang sunyi dan misterius.

1. NieR: Automata

NieR: Automata (dok. PlatinumGames/NieR: Automata)

NieR: Automata tidak hanya kuat di sisi aksi, tetapi juga pada cara ia membangun emosi pemain.

Di tengah perang antara android dan mesin, tersimpan narasi tentang identitas dan kesadaran.

Kemiripannya dengan Pragmata terasa dari relasi manusia dan teknologi yang kompleks.

Ditambah elemen hacking serta variasi gameplay, pengalaman bermainnya terasa dinamis sekaligus reflektif.

2. Death Stranding

cuplikan gameplay Death Stranding 2: On the Beach (dok. Kojima Productions/Death Stranding 2: On the Beach)

Death Stranding menghadirkan dunia yang luas, sunyi, dan terasa terputus.

Namun justru dari kesunyian itu, hubungan antar karakter dibangun secara perlahan.

Pragmata dan Death Stranding sama-sama menempatkan koneksi sebagai inti cerita. Bukan sekadar aksi, tetapi perjalanan emosional yang terasa personal.

3. Returnal

Returnal (dok. Climax Studio/Returnal)

Returnal menawarkan tempo permainan yang cepat dan menekan.

Setiap pertempuran menuntut refleks dan adaptasi dalam waktu singkat.

Kesamaannya dengan Pragmata terlihat dari setting dunia asing dan pendekatan gameplay yang menuntut fokus tinggi. Cocok bagi pemain yang mencari tantangan dalam balutan sci-fi.

4. Control

Control (dok. Remedy Entertainment/Control)

Control membawa pendekatan yang lebih eksperimental. Dunia yang tidak stabil dan mekanik telekinesis menciptakan pengalaman bermain yang berbeda.

Hal ini selaras dengan Pragmata yang juga menghadirkan konsep gameplay unik.

Keduanya menempatkan kreativitas sebagai kekuatan utama.

5. Dead Space Remake

Dead Space (dok. Motive Studio)

Dead Space menawarkan atmosfer mencekam di ruang angkasa yang penuh ancaman.

Meski lebih condong ke horor, elemen isolasi dan tekanan di lingkungan futuristik membuatnya terasa dekat dengan Pragmata.

Setiap pergerakan harus diperhitungkan dengan matang.

6. Vanquish

gameplay dari game Vanquish (2017) (dok. PlatinumGames/Vanquish)

Vanquish menghadirkan aksi cepat dengan ritme yang agresif.

Jika Pragmata menawarkan kombinasi aksi dan strategi, Vanquish lebih menekankan pada kecepatan dan respons pemain. Ini menjadi pilihan tepat bagi yang mencari pengalaman intens.

7. Binary Domain

Binary Domain (dok. SEGA)

Binary Domain mengangkat konflik manusia dan AI dengan pendekatan yang lebih personal.

Interaksi antar karakter menjadi elemen penting yang memengaruhi jalannya permainan.

Aspek ini menjadi salah satu kemiripan paling kuat dengan Pragmata.

Editorial Team