Siapa di antara kita yang tidak rindu dengan deru ombak Karibia, nyanyian kru kapal yang sumbang tapi membangkitkan semangat, dan sensasi menusuk leher Templar dari atas tiang kapal?
Kalau kita merasa masa kejayaan bajak laut sudah lewat, pikirkan lagi. Ubisoft tampaknya mendengar doa-doa kita (dan mungkin melihat isi dompet kita yang menganggur) dengan menghadirkan Assassin’s Creed Black Flag Resynced.
Bukan sekadar remaster kaleng-kaleng yang cuma ganti filter warna, "Resynced" ini dijanjikan bakal membuat kita merasa benar-benar berada di tahun 1715, tapi dengan kenyamanan teknologi tahun 2026.
Pertanyaannya sekarang, apakah PC kentang kita di rumah sanggup memutar game ini, atau malah bakal berasap seperti kapal Spanyol yang baru saja kita bombardir? Mari kita bedah bersama.

