Tidak jarang kita melihat kondisi dimana sebuah game diciptakan tanpa sebuah quality check atau QC untuk memastikan bahwa konten tersebut bisa dibilang balanced untuk para gamer.
Bahkan, tidak sedikit juga kita melihat kasus dimana sang pengembang tidak pernah memainkan game mereka sendiri.
Dalam industri gaming, jelas efisiensi sangat penting, maka dari itu tim pengembang umumnya lebih memfokuskan diri pada pengembangan game saja untuk memastikan konten-konten baru bisa dipublikasikan kepada para gamer secara konsisten.
Dari hal ini, lahirlah sebuah "tantangan" yang diajukan oleh seorang pemain Helldivers 2 yang ingin melihat seberapa handal Arrowhead sebagai tim pengembang dalam menyelesaikan misi di Oshaune dalam difficulty 10.
Dari challenge ini pula, sebuah kontroversi berakhir doxxing pun lahir di komunitas Helldivers 2.

