Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Nvidia Pamerkan Teknologi DLSS 5, Terlihat Seperti AI Slop!
Featured Image untuk Nvidia DLSS 5 AI Slop (ggwp/steven sianada)
  • Nvidia memperkenalkan DLSS 5 sebagai evolusi dari teknologi upscaling sebelumnya, menghadirkan peningkatan performa dan visual berbasis AI yang diklaim lebih realistis.

  • Fitur baru DLSS 5 menambahkan filter AI yang dapat mengubah tampilan grafis game menjadi lebih fotorealistis, namun menuai kritik karena dianggap menghilangkan identitas artistik game.

  • Teknologi ini masih belum matang, berpotensi menghasilkan artefak visual dan membutuhkan perangkat keras sangat mahal seperti dua kartu grafis RTX 5090 untuk mencapai hasil optimal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Nvidia memperkenalkan teknologi baru bernama DLSS 5, sebuah sistem upscaling berbasis kecerdasan buatan yang diklaim mampu meningkatkan kualitas visual game hingga resolusi tinggi dengan tambahan filter AI fotorealistis.
  • Who?
    Nvidia melalui CEO Jensen Huang memamerkan DLSS 5, sementara komunitas gamer memberikan tanggapan beragam terhadap kemampuan dan dampak visual dari teknologi tersebut.
  • Where?
    Presentasi dilakukan oleh Nvidia dalam acara internal perusahaan, lokasi spesifik peragaan teknologi ini per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Pameran DLSS 5 dilakukan baru-baru ini setelah peluncuran versi sebelumnya, DLSS 4.5; waktu rilis resmi ke publik masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • Why?
    Nvidia mengembangkan DLSS 5 untuk meningkatkan performa grafis dan efisiensi rendering game melalui pemanfaatan AI, sekaligus melanjutkan persaingan dengan teknologi FSR milik AMD.
  • How?
    DLSS 5 bekerja dengan meng-upscale gambar dari resolusi rendah ke tinggi menggunakan model pembelajaran mesin serta menambahkan filter AI yang membuat tampilan lebih realistis namun berpotensi menghasilkan artefak visual.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Nvidia bikin hal baru namanya DLSS 5. Itu dipakai buat bikin gambar game jadi lebih bagus dan cepat. Tapi banyak orang main game yang nggak suka, soalnya katanya gambarnya jadi aneh dan kayak buatan robot. Bos Nvidia, Pak Jensen, nunjukin itu di acara. Sekarang orang-orang masih lihat dan ngomongin hasilnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nvidia dan AMD saat ini masih berlomba-lomba mengembangkan teknologi upscaling. Nvidia dengan DLSS masih menjadi yang terdepan, meninggalkan teknologi FSR milik AMD.

Hadirnya teknologi upscaling ini, bagi sebagian gamer, menjadi sebuah penolong disaat sebuah game tidak bisa mendapatkan performa yang ideal. Sayangnya, teknologi ini jugalah yang mendorong para pengembang untuk tidak lagi mengoptimisasi game mereka.

Dengan semakin majunya teknologi upscaling ini, kira-kira perkembangan baru apa yang akan dibawakan oleh DLSS ataupun FSR? Well, tampaknya kita sudah berada pada momen di mana semuanya harus serba AI, termasuk Nvidia yang baru-baru ini memamerkan DLSS 5 yang terlihat seperti sebuah AI slop.

In Article GGWP_.png


DLSS 5, Membawakan Teknologi Upscaling Baru, Tapi...

Teknologi DLSS 5 yang dipamerkan Nvidia. (nvidia news)

Setelah sukses dengan DLSS 4.5 yang berhasil membawakan teknologi upscale yang lebih matang dari pendahulunya, Nvidia mulai memamerkan evolusi dari Deep Learning Super Sampling yang akan dinamakan sebagai DLSS 5.

Teknologi ini, seperti biasa, akan membantumu mendapatkan performa yang lebih tinggi melalui teknologi upscaling dari resolusi rendah seperti 720P menuju 4K tanpa khawatir grafisnya terlihat kabur atau blurry. Sayangnya, Jensen Huang selaku CEO malah memamerkan sesuatu yang tidak terduga.

Ya, diatas teknologi upscaling ini, Nvidia akan menambahkan sebuah teknologi filter berbasis AI yang mampu "meningkatkan" visual sebuah game menjadi lebih fotorealistis. Para gamer pun merasa geram.

Dampak Negatif yang Menghantui.

Showcase DLSS 5 Resident Evil Requiem (nvidia)

Banyak gamer yang jelas kecewa dengan teknologi ini. Pasalnya, DLSS 5 tidak hanya membawakan teknologi upscale saja, namun juga sebuah model AI khusus yang mampu mengubah grafis sepenuhnya. Demo yang ditawarkan contohnya mengubah wajah karakter menjadi sebuah model cantik generik.

Dampak besarnya mungkin belum terasa saat ini mengingat ini masih berupa showcase saja. Namun, dengan perusahaan yang berlomba-lomba mengadopsi teknologi terbaru, akan ada efek negatif yang mulai akan terasa, terutama dari sisi artistik.

Dengan teknologi DLSS 5 ini, para pengembang tidak perlu repot-repot membuat sebuah style khusus yang menjadi identitas game mereka; cukup dengan mengembangkan sebuah game apa adanya, DLSS 5 akan bisa mengubah visual sebuah game menjadi seperti AI slop, begitulah istilah yang kerap digunakan konsumen saat dihadapi dengan AI generatif.

Tentunya, teknologi ini masih terkesan belum matang. Pada momen tertentu, AI akan berhalusinasi menghasilkan sebuah artefak yang justru memperjelek visual. Tidak hanya itu saja, untuk bisa mencapai hasil yang didapat oleh Nvidia, kamu membutuhkan dua buah kartu grafis RTX 5090! Waduh, kira-kira keduanya butuh berapa puluh juta Rupiah ya?

FAQ - DLSS 5

Apa itu DLSS?

Deep Learning Super Sampling atau DLSS merupakan sebuah teknologi upscaling yang dimiliki oleh Nvidia. Teknologi ini memungkinkan untuk meningkatkan tampilan dari resolusi rendah menuju resolusi tinggi (seperti 720P menuju 2K) dengan kualitas yang terlihat native. Teknologi ini mampu membantu meningkatkan performa dengan menjaga visual.

Kenapa gamer khawatir dengan DLSS 5?

DLSS 5 yang baru-baru ini dipamerkan oleh Nvidia membawakan sebuah fitur baru yang mampu memodifikasi grafis yang ditawarkan menggunakan model AI yang disematkan. Teknologi ini dikhawatirkan akan membunuh kreativitas pengembang yang tidak perlu repot-repot membawakan style yang ikonis pada game mereka.

Apakah teknologi ini bisa digunakan oleh konsumen secara umum?

Kemungkinan besar, tidak. Untuk bisa mencapai hasil yang identik dengan showcase dari Nvidia, kamu akan membutuhkan dua GPU RTX 5090, yang mana satu kartu grafis ini saja harganya sangat mahal.

Editorial Team