Di akhir permainan, superhuman yang satu ini justru bernasib tragis (gamerant.com)
Terlepas dari asal-usulnya, kisah Zeno berakhir tragis. Dalam salah satu akhir cerita game, ia menyuntikkan virus Elpis dengan harapan mendapatkan kekuatan yang lebih besar.
Namun kenyataannya jauh berbeda. Virus tersebut ternyata merupakan antiviral yang justru menghilangkan kekuatannya. Dalam kondisi lemah, ia akhirnya dibunuh oleh Victor Gideon yang memenggal kepalanya.
Ironisnya, seluruh ambisi Zeno untuk menguasai Elpis berakhir sia-sia. Ia menghabiskan sumber daya besar untuk penelitian tersebut, tetapi pada akhirnya menjadi korban dari ambisinya sendiri.
Zeno adalah salah satu karakter paling misterius dalam Resident Evil Requiem. Kemiripannya dengan Albert Wesker memunculkan banyak teori, mulai dari kloningan, kandidat Project W, hingga eksperimen baru dari organisasi kriminal The Connections.
Walaupun asal-usulnya belum dikonfirmasi secara resmi, kehadiran Zeno berhasil menjadi penghormatan menarik bagi antagonis legendaris dalam franchise ini. Misterinya kemungkinan besar masih akan terus dibahas oleh penggemar, terutama jika seri Resident Evil berikutnya kembali mengungkap rahasia di balik sosoknya.
1. Siapa Zeno di Resident Evil Requiem? | Zeno adalah antagonis misterius yang memiliki hubungan dengan organisasi kriminal The Connections dan terobsesi dengan virus Elpis. |
2. Apakah Zeno benar-benar Albert Wesker? | Tidak. Albert Wesker sudah dipastikan tewas dalam Resident Evil 5. |
3. Apakah Zeno kloningan Wesker? | Game tidak mengonfirmasi hal ini, tetapi banyak petunjuk yang mengarah ke teori tersebut. |
4. Apa itu Elpis dalam Resident Evil Requiem? | Elpis adalah virus eksperimen yang diyakini mampu mengendalikan kesadaran manusia. |
5. Bagaimana nasib Zeno di akhir game? | Dalam salah satu ending, ia kehilangan kekuatannya setelah menyuntikkan Elpis dan akhirnya dibunuh oleh Victor Gideon. |