Siapa anak bermata merah? (thegamer.com)
Dalam kilas balik panti asuhan tahun 1990, Grace kecil berhadapan dengan anak-anak botak bermata merah yang membantai orang dewasa.
Adegan ini mungkin menjadi salah satu momen paling menyeramkan dalam sejarah franchise, bahkan lebih awal dari insiden Resident Evil.
Nasib anak-anak ini tak pernah dijelaskan tuntas. Apakah mereka dimusnahkan, atau disimpan Umbrella sebagai eksperimen? Bayangkan game Resident Evil dengan musuh anak-anak berkekuatan supranatural, bukan sekadar zombie. Konsepnya terdengar seperti mimpi buruk yang siap diwujudkan kapan saja.
Resident Evil Requiem sengaja meninggalkan banyak celah misteri yang belum terjawab. Dari nasib BSAA, identitas Zeno, hingga potensi kembalinya anak-anak bermata merah, semuanya terasa seperti fondasi untuk cerita lebih besar.
Alih-alih menjadi kelemahan, plot hole ini justru memperkaya diskusi dan teori penggemar. Capcom tampaknya sadar bahwa dalam dunia survival horror, misteri yang menggantung sering kali lebih kuat daripada jawaban pasti.
1. Apakah ending Requiem sudah pasti canon? | Ya, ending dengan penemuan obat T-Virus dianggap sebagai jalur canon utama. |
2. Apakah Zeno benar-benar kloningan Wesker? | Belum ada konfirmasi resmi dari Capcom. |
3. Apakah Chris akan muncul di DLC? | Masih spekulasi, tapi peluangnya cukup besar. |
4. Apakah HUNK mati di Requiem? | Identitas The Commander belum dipastikan sebagai HUNK. |
5. Apakah wabah Wrenwood selesai? | Kemungkinan sudah dikendalikan, namun detailnya belum dijelaskan. |