Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
7 Alasan Kamu Wajib Main Resident Evil Requiem
Resdient Evil Requiem adalah salah satu entry yang wajib ditunggu tahun 2026 (thegamer.com)
  • Resident Evil Requiem hadir sebagai pembuka perayaan 30 tahun franchise, membawa cerita dan protagonis baru yang ramah pemain baru namun tetap memuaskan penggemar lama.
  • Game ini kembali ke akar survival horror klasik dengan atmosfer sunyi, tegang, serta gameplay dua karakter berbeda yang menghadirkan variasi antara stealth dan aksi intens.
  • Dibangun dengan RE Engine modern, Requiem menampilkan visual gelap realistis, nuansa nostalgia Raccoon City, serta kebangkitan lore Umbrella sebagai jembatan masa lalu dan masa depan seri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Buat kamu penggemar survival horror, tahun depan bakal jadi momen spesial. Resident Evil Requiem hadir sebagai pembuka perayaan 30 tahun franchise legendaris ini.

Dengan cerita baru, protagonis baru, dan nuansa nostalgia yang kuat, game ini bukan cuma sekadar lanjutan seri, tapi sebuah restart emosional yang modern. Baik kamu veteran seri RE atau pemain baru, Requiem terasa seperti pintu masuk yang fresh, menegangkan, dan penuh kejutan.

In Article GGWP_.png


 

1. Cerita Baru yang Ramah Pemain Baru

RE Requiem kini membawa Cerita Baru yang Ramah Pemain Baru (thegamer.com)

Salah satu daya tarik utama Resident Evil Requiem adalah konsep cerita baru dengan protagonis baru. Kamu nggak perlu hafal semua lore lama untuk menikmati alurnya. Game ini dirancang sebagai entry point yang ramah pemain baru, tapi tetap kaya makna untuk fans lama. Kisah Grace Ashcroft yang mencari kebenaran di balik kematian ibunya terasa personal, emosional, dan relevan.

Alurnya lebih fokus pada investigasi, misteri, dan horor psikologis, bukan sekadar tembak-menembak. Ini bikin Requiem terasa lebih manusiawi dan immersive. Buat kamu yang pengin masuk dunia Resident Evil tanpa harus belajar sejarah panjangnya dulu, game ini jadi pilihan yang pas banget.

2. Kembali ke Akar Horor Resident Evil

Di game ini kita akan Kembali ke Akar Horor Resident Evil (thegamer.com)

Resident Evil Requiem membawa pemain balik ke akar survival horror klasik: sunyi, tegang, dan penuh rasa takut. Atmosfernya bukan horor bombastis, tapi horor yang pelan, mencekam, dan bikin was-was. Kamu bakal sering merasa sendirian, nggak berdaya, dan harus berpikir cepat buat bertahan hidup.

Pendekatan ini terasa seperti roh Resident Evil lama yang dihidupkan lagi dengan teknologi modern. Bukan cuma jumpscare, tapi tekanan psikologis yang bikin kamu tegang sepanjang permainan. Buat fans lama, ini nostalgia. Buat pemain baru, ini pengalaman horor yang autentik dan berkelas.

3. Dua Protagonis, Dua Gaya Main Berbeda

Kita dihadapkan dua protagonis dengan gaya berbeda di game ini (thegamer.com)

Sistem dual-protagonist jadi nilai jual besar. Kamu akan memainkan Grace Ashcroft yang fokus pada stealth, puzzle, dan bertahan hidup, serta Leon Kennedy yang lebih ke aksi dan combat. Ini bikin gameplay nggak monoton. Saat main sebagai Grace, kamu dituntut berpikir strategis, memanfaatkan lingkungan, dan menghindari musuh.

Sementara Leon menawarkan gameplay yang lebih agresif, cepat, dan penuh adrenalin. Perpaduan ini bikin ritme permainan seimbang: tegang, lalu eksplosif, lalu tegang lagi. Variasi ini bikin Requiem terasa dinamis dan nggak membosankan, cocok buat pemain yang suka tantangan dengan banyak gaya bermain.

4. Nostalgia Raccoon City yang Ikonik

Melihat kembali Racoon City? Siapa takut! (thegamer.com)

Requiem membawa kita kembali ke puing-puing Raccoon City, kota legendaris yang jadi simbol kehancuran dunia Resident Evil. Meski kini hanya tersisa reruntuhan, nuansa tragis dan sejarah kelamnya masih terasa kuat. Ini bukan sekadar lokasi, tapi simbol trauma dan kehancuran besar dalam semesta RE. Buat fans lama, ini nostalgia emosional.

Buat pemain baru, ini tempat penuh misteri dan cerita. Lingkungan yang hancur, sepi, dan gelap menciptakan atmosfer horor yang kuat. Setiap sudut kota terasa punya cerita, bikin eksplorasi jadi pengalaman yang deep dan bermakna, bukan sekadar jalan-jalan map kosong.

5. Visual Modern dengan Atmosfer Gelap

Keunggulan dari game ini adalah visualnya yang sangat mantap (thegamer.com)

Dengan RE Engine, Resident Evil Requiem tampil sangat detail dan realistis. Tapi yang bikin menonjol bukan cuma grafisnya, melainkan atmosfernya. Pencahayaan redup, bayangan dinamis, dan desain lingkungan yang suram bikin rasa horornya terasa nyata.

Visualnya bukan cuma cantik, tapi mendukung suasana tegang. Ini tipe visual yang bikin kamu waspada setiap langkah. Game ini memanfaatkan teknologi modern bukan untuk pamer grafis semata, tapi untuk membangun rasa takut yang lebih dalam. Hasilnya, pengalaman horor yang immersive, sinematik, dan emosional.

6. Lore Umbrella yang Bangkit Kembali

Setelah lama tak disebut, Lore Umbrella kini dihidupkan kembali (thegamer.com)

Kehadiran simbol dan jejak Umbrella Corporation memberi sinyal bahwa cerita lama belum benar-benar selesai. Requiem bukan cuma cerita baru, tapi juga jembatan antara masa lalu dan masa depan Resident Evil. Ada rasa misteri, konspirasi, dan rahasia besar yang belum terungkap.

Ini bikin ceritanya terasa besar, bukan sekadar kisah personal Grace. Lore lama dan cerita baru berpadu secara natural, bikin dunia Resident Evil terasa hidup dan berlapis. Buat fans lore, ini surganya teori dan spekulasi. Buat pemain kasual, ini tetap seru tanpa harus ribet.

7. Momen Spesial 30 Tahun Resident Evil

Di ulang tahun yang ke-30, kita akan mendapatkan banyak hal menarik (thegamer.com)

Resident Evil Requiem bukan game biasa, ini bagian dari perayaan 30 tahun franchise legendaris ini. Artinya, Capcom jelas nggak main-main. Game ini dirancang sebagai simbol era baru Resident Evil. Dari cerita, gameplay, sampai atmosfer, semuanya terasa seperti awal baru. Requiem bukan cuma lanjutan seri, tapi fondasi masa depan franchise.

Buat fans, ini momen bersejarah. Buat pemain baru, ini waktu yang tepat untuk mulai mengenal dunia Resident Evil. Main Requiem berarti ikut jadi bagian dari sejarah baru salah satu franchise horor terbesar di dunia game.

Resident Evil Requiem bukan cuma game horor, tapi pengalaman emosional, naratif, dan atmosferik yang lengkap. Dengan cerita baru, karakter baru, nostalgia lama, dan teknologi modern, game ini terasa sebagai kombinasi sempurna antara masa lalu dan masa depan Resident Evil.

Baik kamu fans lama atau pemain baru, Requiem punya semua elemen untuk bikin kamu jatuh cinta: tegang, seru, gelap, dan penuh misteri.

FAQ Singkat Alasan Main RE Requiem

1. Apakah Requiem cocok untuk pemain baru?

Ya, sangat cocok karena ceritanya dirancang sebagai entry point baru.

2. Apakah perlu main seri RE sebelumnya?

Tidak wajib, tapi akan menambah konteks cerita.

3. Apakah gameplay-nya lebih horor atau aksi?

Keduanya, tergantung karakter yang dimainkan.

4. Apakah ada unsur nostalgia?

Banyak, terutama dari Raccoon City dan lore lama.

5. Apakah fokus ke cerita atau gameplay?

Seimbang, keduanya sama kuat dan saling mendukung.

Editorial Team