Kebocoran cerita sebuah game memang bukan hal yang biasa, apalagi kali ini sumbernya bukan hacker atau insider anonim, melainkan sebuah lembaga resmi: sistem rating game Indonesia.
Informasi penting dari game terbaru James Bond, 007: First Light, dilaporkan tersebar luas setelah muncul di situs Indonesian Game Rating System (IGRS).
Laporan menyebutkan bahwa lebih dari satu jam footage yang awalnya dikirim secara privat oleh developer IO Interactive berhasil diakses publik melalui database IGRS.
Materi tersebut bahkan mencakup bagian ending, sesuatu yang seharusnya menjadi kejutan utama saat game rilis nanti.
Situasi ini jelas jadi pukulan telak bagi IO Interactive. Sejak awal, studio yang dikenal lewat seri Hitman itu memang menjaga rapat detail cerita 007: First Light.
Game ini dirancang sebagai awal trilogi baru James Bond, lengkap dengan origin story yang menghadirkan versi muda sang agen MI6
Versi Bond kali ini diperankan oleh Patrick Gibson, ditemani jajaran aktor besar seperti Gemma Chan, Lennie James, hingga Lenny Kravitz.
Ambisi besar ini membuat kebocoran cerita jadi isu serius, karena bisa merusak pengalaman pemain sebelum game resmi dirilis pada 27 Mei mendatang.
Menariknya, kebocoran ini juga membuka diskusi lebih luas tentang keamanan data di lembaga rating. IGRS, yang seharusnya menjadi gerbang klasifikasi usia, justru jadi titik lemah distribusi informasi sensitif industri game global.
Tak hanya 007, data lain dari IGRS juga mengungkap detail proyek seperti Echoes of Aincrad serta Assassin's Creed Black Flag Resynced yang bahkan belum diumumkan secara resmi oleh Ubisoft.
