Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Daftar Semua Bos di RE Requiem dan Cara Mengalahkannya
Bos di RE Requiem memiliki tantangannya tersendiri untuk dikalahkan (gamerant.com)
  • Resident Evil Requiem menghadirkan delapan bos dengan mekanik unik yang menuntut strategi, manajemen amunisi, dan pemahaman pola serangan untuk setiap karakter seperti Leon dan Grace.
  • Tiap bos memiliki kelemahan serta arena berbeda, mulai dari Chunk di Care Center hingga Victor Gideon sebagai final boss dengan pertarungan dua fase penuh aksi intens.
  • Kunci kemenangan terletak pada kombinasi akurasi tembakan, timing parry yang tepat, serta pemanfaatan lingkungan agar pemain bisa mencapai ending terbaik tanpa frustrasi berulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Resident Evil Requiem menghadirkan deretan bos yang brutal, penuh kejutan, dan memaksa pemain berpikir cepat di tengah tekanan. Setiap pertemuan bukan sekadar adu peluru, tapi juga soal strategi, manajemen amunisi, dan membaca pola serangan.

Baik kamu bermain sebagai Leon maupun Grace, tiap bos punya pendekatan berbeda untuk ditaklukkan. Lewat artikel ini kita akan membahas semua bos utama di game ini lengkap dengan cara efektif mengalahkannya, supaya perjalananmu menuju ending terbaik jadi lebih mulus dan minim frustrasi.

In Article GGWP_.png


 

1. Chunk

Chunk awalnya mengerikan, tapi setelah tahu caranya kamu akan geleng kepala (eurogamer.com)

Chunk adalah bos pertama yang kamu temui di Care Center, baik sebagai Grace maupun Leon. Untuk Grace, Chunk sebenarnya opsional, tapi tetap berbahaya. Ia bergerak lambat, namun daya tahannya cukup tinggi. Jika ingin mengalahkannya, gunakan tiga kali Hemolytic Injector atau beberapa peluru Requiem untuk menjatuhkannya dengan cepat.

Saat bermain sebagai Leon di Attic, situasinya lebih intens. Sebelum menyerang, pastikan kamu mengambil MSBG 500 Shotgun. Senjata ini sangat efektif karena area loteng menyediakan banyak ammo. Pancing Chunk ke tiang kayu yang bisa dihancurkan agar kamu mendapatkan tambahan peluru. Jaga jarak, manfaatkan ruang sempit untuk mengontrol pergerakannya, dan habisi dengan tembakan jarak dekat yang mematikan.

2. Blister Borne

Meski mendadak, karena Leon punya banyak resource peluru, bos ini terasa mudah (eurogamer.com)

Blister Borne adalah monster besar penuh kista yang muncul di Courtyard dan Sewage Facility. Ia lambat, tetapi bisa melakukan charge dengan kecepatan tak terduga. Tantangan utamanya adalah kemampuan mutasinya, setiap kista yang hancur bisa mengubah zombie biasa menjadi Blister Heads.

Strategi terbaik adalah menjaga jarak dan fokus menembak kista di tubuhnya, satu di punggung dan tiga di dada serta perut. Gunakan shotgun atau senjata dengan burst damage tinggi. Granat dan bahan peledak sangat membantu mempercepat pertarungan. Jangan terpancing untuk menembak bagian tubuh lain karena tidak efektif. Setelah semua kista hancur, Blister Borne akan tumbang lebih cepat.

3. The Girl

lari dan puzzle jadi solusi untuk bos yang satu ini (gamerant.com)

The Girl adalah ancaman misterius yang tidak bisa langsung dibunuh. Saat pertama bertemu di Care Center sebagai Grace, kamu hanya bisa menghindarinya sambil mencari fuse. Meski bisa di-stun dengan peluru Requiem, ia tidak bisa dieliminasi saat itu.

Pertarungan sesungguhnya terjadi di Water Treatment Facility. Tugasmu adalah menyalakan tiga unit distribusi daya untuk membuka hatch di tubuhnya. Setelah terbuka, cahaya akan menghancurkannya.

Fokus pada eksplorasi dan hindari konfrontasi langsung sebelum semua daya aktif. Begitu sistem menyala, aktifkan mekanisme dan biarkan The Girl meleleh. Kunci kemenangan ada pada puzzle dan manajemen ruang, bukan baku tembak.

4. Titan Spinner (Giant Spider)

Saat menginjakkan kaki di Raccoon City, Spinner akan menyambut kamu (gamerant.com)

Titan Spinner adalah laba-laba raksasa yang menyerang Leon di East Raccoon City. Arena pertarungan berada di lantai atas bangunan runtuh, membuat mobilitas jadi faktor penting. Ia bisa memanjat dinding, menghilang dari pandangan, dan memanggil laba-laba kecil.

Prioritaskan evasion. Jaga jarak dari taring dan kaki tajamnya.

Tembak bagian mulut untuk melemahkannya. Pancing Titan Spinner ke arah barel peledak merah untuk menghasilkan damage besar. Saat kista di punggungnya terlihat, gunakan Requiem untuk menghancurkannya. Anak laba-laba bisa dibasmi dengan handgun atau Hatchet agar tidak mengganggu fokusmu pada bos utama.

5. Super Tyrant (Mr. X)

Long time no see my friend (eurogamer.com)

Mr. X kembali dalam wujud Super Tyrant di Raccoon City Center.

Awalnya ia hanya mengejar, tapi kemudian berubah menjadi ancaman utama. Serangannya cepat dengan cakar mematikan, bahkan bisa melempar mobil ke arah Leon.

Gunakan Hatchet untuk melakukan parry dengan menekan L1 saat ia menyerang. Jika berhasil, ia akan stun dan jantungnya yang berdenyut terbuka. Fokus tembak jantung tersebut karena itu satu-satunya titik lemah efektif. Jangan berdiri dekat kendaraan, jika ia mendekat, segera lari. Pertarungan ini menuntut timing presisi dan penguasaan mekanik bertahan.

6. Plant 43 (Giant Plant)

Tanaman ini mengingatkan kita pada RE 2 guys (eurogamer.com)

Setelah melewati Orphanage dan Blackthorn Station, Leon menghadapi Plant 43. Monster tanaman raksasa ini menyerang dengan sulur kiri dan kanan yang bisa menghantam arena.

Satu-satunya kelemahan ada di mulutnya yang terbuka saat kelopak bunga merekah.

Fokus tembak bagian tengah itu. Perhatikan pola serangan sulur agar tidak terkena area damage. Setelah menerima cukup serangan, barel peledak merah muncul di sisi kanan arena. Tembak barel tersebut untuk mengakhiri pertarungan. Kesabaran dan akurasi jadi kunci utama melawan bos ini.

7. The Commander (HUNK)

Ini mungkin hanya kloningan Hunk, bukan Hunk sesungguhnya (gamerant.com)

Di area ARK, Leon berhadapan dengan The Commander, yang diyakini sebagai HUNK atau penirunya. Ini bukan pertarungan senjata api, melainkan duel jarak dekat penuh intensitas.

Jangan gunakan pistol karena ia bisa menghindar dan mengabaikan damage.

Kuasai teknik parry menggunakan Hatchet. Setiap parry sukses akan membuatnya stun, memberi kesempatan menyerang dengan R2 secara beruntun. Ulangi pola ini sampai Leon menghabisinya. Setelah menang, kamu mendapatkan Mortal Edge, Hatchet yang jauh lebih kuat dari versi standar.

8. Victor Gideon (Final Boss)

Yap, salah satu karakter ikonik ini akan kita lawan (gamerant.com)

Victor Gideon adalah bos terakhir jika kamu memilih ending Release Elpis. Fase pertama menampilkan Gideon dengan lengan tentakel dan serangan listrik. Hindari garis listrik di lantai dan lakukan counter saat ia menyerang. Terus bergerak dan tembak hingga ia tumbang ke fase berikutnya.

Di fase kedua, ia berubah menjadi bentuk mirip Nemesis. Tembak tiga kista merah menyala di tubuhnya. Setelah hancur, kista tambahan muncul di tanah, cukup satu peluru untuk menghancurkannya. Sambil menghancurkan kista, lakukan parry terhadap serangan tangannya. Kombinasi akurasi dan pertahanan akan memastikan kemenangan di pertarungan klimaks ini.

Setiap bos di Resident Evil Requiem dirancang dengan mekanik unik yang memaksa pemain beradaptasi. Tidak cukup hanya membawa senjata kuat, kamu perlu memahami pola serangan, titik lemah, serta memanfaatkan lingkungan sekitar.

Dari Chunk yang brutal hingga Victor Gideon yang epik, semua pertarungan memberi pengalaman intens dan menegangkan. Dengan strategi yang tepat, manajemen ammo yang baik, serta penguasaan teknik parry, kamu bisa menaklukkan semuanya dan meraih ending terbaik tanpa harus mengulang berkali-kali.

FAQ Singkat Semua Bos di RE Requiem

1. Bos tersulit di RE Requiem siapa?

Victor Gideon fase dua adalah yang paling menantang.

2. Apakah Chunk wajib dikalahkan?

Tidak untuk Grace, tapi wajib saat bermain sebagai Leon.

3. Bisa bunuh The Girl sejak awal?

Tidak, ia hanya bisa dieliminasi di Water Treatment Facility.

4. Senjata terbaik lawan Blister Borne?

Shotgun dan granat sangat efektif.

5. Apakah The Commander bisa ditembak?

Bisa, tapi tidak efektif. Fokus pada parry.

Editorial Team