Perbedaan Resident Evil Requiem dengan Resident Evil 4 Remake

- Resident Evil Requiem menghadirkan cerita baru dengan karakter Grace Ashcroft dan Leon S. Kennedy, menonjolkan elemen survival serta kelanjutan narasi utama seri Resident Evil.
- Gameplay Requiem memungkinkan pergantian perspektif antara first-person dan third-person, sedangkan Resident Evil 4 Remake fokus pada aksi intens bergaya third-person klasik.
- Dari sisi visual, Requiem tampil lebih eksperimental dan gelap bernuansa psikologis, sementara Resident Evil 4 Remake menonjol lewat detail realistis dan atmosfer action-horror yang kuat.
Resident Evil Requiem akan rilis di seluruh dunia sebentar lagi. Antisipasi terhadap game ini sangat besar, sampai Capcom meminta gamer untuk tidak merilis spoiler saat game-nya sudah bisa dimainkan.
Namun, ada juga sebagian gamer yang masih bingung memilih antara Resident Evil Requiem, dengan game Resident Evil sebelumnya, yaitu Resident Evil 4 Remake.
Keduanya merupakan game yang cukup kontras. Yang satu game mainline terbaru, satu lagi remake dari salah satu game klasik Resident Evil.
Kira-kira, manakah yang terbaik diantara Resident Evil Requiem dengan Resident Evil 4 Remake? Mari kita kupas aspeknya satu per satu.
1. Cerita dan karakter

Resident Evil Requiem mengisahkan Grace Ashcroft, seorang analis intelijen FBI yang terjebak dalam situasi penuh horor. Jalannya bersilangan dengan Leon S. Kennedy yang juga punya agendanya sendiri.
Cerita Requiem lebih menekankan pada kemampuan survival karakternya menghadapi ancaman teror biologis seperti zombie. Ia menawarkan cerita baru yang melanjutkan narasi besar dari seri Resident Evil.
Sementara itu, Resident Evil 4 Remake menceritakan ulang petualangan Leon S. Kennedy menyelamatkan Ashley Graham dari sekte Los Illuminados yang terjangkit parasit Las Plagas.
Cerita dari remake ini tetap setia pada versi asli, namun dengan penambahan detail karakter, cutscene lebih sinematis, dan atmosfer lebih gelap.
2. Gameplay

Resident Evil Requiem menghadirkan opsi switch perspektif antara first-person dan third-person kapan saja. Tak hanya sisi perspektif, gaya permainan kedua karakter juga berbeda.
Grace bukan petarung berpengalaman, sehingga gameplay karakternya lebih menekankan pada survival dan investigasi. Sementara itu, Leon lebih action-oriented dan bisa mengalahkan zombi dengan berbagai gerakan khusus.
Beda dengan Requiem, gameplay Resident Evil 4 Remake sepenuhnya third-person dengan sistem over-the-shoulder shooting yang lebih halus.
Gaya bermain Leon lebih action-oriented dengan banyak pilihan senjata, serangan melee, dan upgrade karakter. Pertarungannya lebih intensif dengan pacing cepat, meski tetap mempertahankan elemen survival horror.
3. Grafis dan visual

Resident Evil Requiem punya visual yang lebih eksperimental, dengan pencahayaan dan atmosfer yang menekankan ketakutan psikologis.
Karena memiliki setting urban dengan banyak lokasi interior, suasananya jauh lebih gelap. Ada lebih banyak bahaya bersembunyi di sudut koridor ruangan.
Resident Evil Remake sendiri menawarkan benchmark kualitas grafis dengan detail karakter, animasi, dan lighting yang realistis.
Meski memiliki banyak area outdoor pedesaan, atmosfer lebih gelap dibanding versi asli, namun tetap mempertahankan nuansa action-horror.
4. Mana yang terbaik

Sebenarnya, tidak apple to apple jika kita membandingkan antara Resident Evil 4 Remake dengan Resident Evil Requiem, karena keduanya diciptakan untuk tujuan berbeda.
Resident Evil Requiem bisa kamu nantikan jika kamu penasaran dengan kelanjutan cerita game Resident Evil. Game ini menawarkan evolusi dari karakter sentralnya, Leon, yang menunjukkan seberapa jauh game ini telah berkembang.
Kemudian, Resident Evil 4 Remake ditujukan untuk gamer yang belum pernah memainkan Resident Evil 4 orisinil, dan untuk fans lama yang ingin bernostalgia.
Apapun pilihannya, kedua game ini menawarkan game survival horor yang seru dan juga menegangkan. Kalau kamu sendiri, game mana yang kamu pilih?


















