Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Aturan Baru! YouTube Batasi Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (Berbagai Sumber)
  • YouTube resmi menerapkan batas usia minimum 16 tahun di Indonesia sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP TUNAS tentang perlindungan anak di ruang digital.
  • Pemerintah mengapresiasi langkah YouTube yang telah menyerahkan surat kepatuhan dan mulai menampilkan aturan batas usia tersebut dalam kebijakan komunitasnya.
  • Akun pengguna di bawah 16 tahun akan dinonaktifkan secara bertahap, sementara data tetap tersimpan dan dapat diakses kembali setelah mencapai usia yang ditentukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    YouTube menerapkan batas usia minimum 16 tahun bagi pengguna di Indonesia sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital.
  • Who?
    Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dengan dukungan dari Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Asia Pasifik, Danny Ardianto.
  • Where?
    Penerapan kebijakan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia melalui platform YouTube yang beroperasi secara daring.
  • When?
    Keterangan resmi disampaikan pada Rabu, 22 April 2026, dan proses penyesuaian sistem sedang berlangsung secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
  • Why?
    Kebijakan ini diterapkan untuk mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.
  • How?
    YouTube menonaktifkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun secara bertahap, menghentikan iklan yang menargetkan anak-anak, serta menyesuaikan kebijakan komunitas sesuai aturan baru pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
YouTube sekarang cuma boleh dipakai sama anak yang umurnya 16 tahun ke atas di Indonesia. Pemerintah bilang ini buat lindungin anak-anak di internet. Menteri Meutya Hafid senang karena YouTube nurut dan kirim surat patuh aturan. Akun anak kecil bakal dimatikan pelan-pelan, tapi datanya masih disimpan sampai mereka cukup umur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa platform video milik YouTube resmi menerapkan batas usia minimum 16 tahun bagi pengguna di Indonesia.

Kebijakan ini menjadi bagian dari kepatuhan perusahaan teknologi tersebut terhadap regulasi baru pemerintah mengenai perlindungan anak di ruang digital.

Aturan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP TUNAS.

Regulasi ini mewajibkan platform digital dengan tingkat risiko tertentu untuk menetapkan batas usia minimum bagi penggunanya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa pemerintah mengapresiasi langkah YouTube yang telah menyerahkan surat kepatuhan terhadap aturan tersebut.

“Pemerintah mengapresiasi karena YouTube telah mengantarkan surat kepatuhan. Surat kepatuhannya sudah diserahkan secara resmi,” ujar Meutya Hafid dalam keterangan resminya pada Rabu (22/04/2026).

Ia juga menegaskan bahwa perubahan kebijakan tersebut sudah mulai terlihat langsung di platform YouTube, terutama terkait batas usia minimum dalam kebijakan komunitas.

“Kalau hari ini diperiksa sudah disebutkan bahwa di bawah 16 tahun. Jadi sudah firm bahwa tidak boleh di 16 tahun ke bawah,” jelasnya.

In Article GGWP_.png


Penonaktifan Akun Anak Dilakukan Bertahap

Selain menerapkan batas usia minimum, YouTube juga menyampaikan rencana untuk menonaktifkan akun milik pengguna di bawah usia 16 tahun secara bertahap.

Platform tersebut juga berkomitmen untuk menghentikan iklan yang secara khusus menargetkan anak-anak dan remaja.

“YouTube juga sudah memberikan rencana untuk deaktivasi akun-akun dan juga akan mengeliminir ke depannya iklan-iklan yang menargetkan anak-anak dan remaja,” lanjut Meutya.

Ia menambahkan bahwa proses tersebut tidak dilakukan secara langsung sekaligus, melainkan melalui tahap transisi.

“Ini dilakukan bertahap. Jadi kalau ada yang sudah terdampak dan ada yang belum, itu memang karena prosesnya berjalan.”

Sementara itu, Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Asia Pasifik, Danny Ardianto, menegaskan bahwa pihaknya mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

“Kami sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus mendukung pelindungan untuk anak dan remaja di Indonesia. Sudah memberikan rencana untuk deaktivasi akun-akun dan juga akan mengeliminir ke depannya iklan-iklan yang menargetkan anak-anak dan remaja,” ujar Danny.

Dampak bagi Pengguna di Bawah 16 Tahun

Melalui PP TUNAS, pemerintah menetapkan bahwa platform digital yang masuk kategori berisiko tinggi harus menerapkan batas usia minimum 16 tahun untuk pembuatan akun.

Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi tersebut, YouTube kini sedang menyesuaikan sistemnya sambil berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Akibatnya, pengguna YouTube di Indonesia yang berusia di bawah 16 tahun berpotensi kehilangan akses ke akun mereka selama masa transisi yang diperkirakan berlangsung beberapa bulan ke depan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengguna disarankan mengamankan data mereka terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan melakukan ekspor data melalui layanan seperti Google Takeout atau menghapus konten secara permanen jika diperlukan.

Meski demikian, YouTube memastikan bahwa penonaktifan akun tidak berarti seluruh data akan hilang. Data dan konten pengguna tetap akan tersimpan dan dapat diakses kembali setelah pemilik akun mencapai usia minimum 16 tahun.

FAQ

Mengapa YouTube menetapkan batas usia minimum 16 tahun di Indonesia?

YouTube menerapkan batas usia minimum 16 tahun sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Regulasi ini mewajibkan platform digital berisiko tinggi untuk memberikan perlindungan lebih terhadap anak dan remaja di ruang digital.

Apa yang terjadi pada akun YouTube milik pengguna di bawah 16 tahun?

Akun milik pengguna di bawah usia 16 tahun akan dinonaktifkan secara bertahap selama masa transisi kebijakan. Proses ini tidak dilakukan sekaligus karena YouTube masih menyesuaikan sistemnya sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.

Apakah data dan video di akun yang dinonaktifkan akan hilang?

Tidak. Meski akun dinonaktifkan sementara, data dan konten pengguna tetap tersimpan. Pengguna juga dapat mengamankan data mereka melalui layanan ekspor seperti Google Takeout sebelum kebijakan diterapkan sepenuhnya.

Apakah pengguna bisa mengakses kembali akun YouTube setelah berusia 16 tahun?

Ya. Pengguna yang akunnya dinonaktifkan karena usia di bawah 16 tahun dapat kembali mengakses akun tersebut setelah mencapai batas usia minimum sesuai kebijakan baru dari YouTube di Indonesia.

Editorial Team