Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
10 Fakta Kembalinya Friendster, Media Sosial Trending Tahun 2000an
Friendster adalah media sosial yang populer di tahun 2000an. (friendster.com)
  • Friendster, pelopor media sosial tahun 2000an, resmi kembali hadir setelah lebih dari satu dekade menghilang, kini muncul sebagai aplikasi media sosial baru di era digital.
  • Platform ini dulu populer di Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Filipina, dengan fitur khas seperti testimonial, kustomisasi profil HTML, serta konsep ‘teman dari teman’.
  • Setelah sempat berubah menjadi situs game dan ditutup pada 2015, Friendster bangkit lagi pada 2023 dan diluncurkan ulang untuk iOS pada April 2026 sebagai platform privat baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Friendster kembali hadir sebagai aplikasi media sosial baru setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi, dengan konsep berbeda dari versi lamanya.
  • Who?
    Platform Friendster yang awalnya dibuat oleh Jonathan Abrams pada tahun 2002 kini diluncurkan kembali oleh pengembang baru yang identitasnya belum diumumkan secara resmi.
  • Where?
    Aplikasi Friendster baru diluncurkan secara global melalui platform iOS dan dapat diakses pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Filipina.
  • When?
    Kebangkitan Friendster terjadi pada tahun 2023 dan peluncuran resminya sebagai aplikasi iOS dilakukan pada bulan April 2026.
  • Why?
    Kembalinya Friendster dilakukan untuk menghadirkan alternatif media sosial dengan pendekatan privat, berbeda dari jejaring sosial besar yang ada saat ini.
  • How?
    Friendster diluncurkan ulang dalam bentuk aplikasi baru dengan sistem dan kepemilikan terpisah dari versi lamanya, menandai arah pengembangan yang sepenuhnya independen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dulu ada tempat main di internet namanya Friendster, orang bisa cari teman dan hias halaman sendiri. Tempat itu dibuat oleh orang bernama Jonathan dari Amerika. Banyak orang di Indonesia suka sekali pakai itu. Tapi lama-lama rusak dan ditutup. Sekarang Friendster muncul lagi jadi aplikasi baru di ponsel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah menghilang lebih dari 10 tahun lamanya, Friendster telah kembali sebagai sebuah aplikasi media sosial.

Pada masanya di tahun 2000an, Friendster merupakan salah satu pelopor media sosial modern dimana banyak orang bisa saling terhubung tanpa memandang jarak.

Berbagai fitur utama seperti pencarian teman hingga grup komunitas masih dipertahankan oleh pesaing-pesaingnya yang lebih modern.

Buat kamu yang belum pernah menggunakan Friendster pada masanya, yuk kita kenalan dengan platform media sosial ini!

In Article GGWP_.png


1. Awal mula Friendster

Jonathan Abrams, pendiri Friendster. (Bloomberg)

Friendster lahir pada tahun 2002 oleh Jonathan Abrams, seorang pengusaha teknologi asal California. Ia menciptakan platform ini sebagai cara baru untuk menghubungkan orang-orang secara digital.

Konsep jejaring sosial yang ia bawa terasa segar dan revolusioner, karena memungkinkan orang membangun identitas online sekaligus memperluas lingkaran pertemanan dengan mudah.

Sebagai alternatif atau bahkan pengganti forum dan email, Friendster menjadi salah satu pionir yang membuka jalan bagi media sosial modern.

2. Pertumbuhan Friendster

Halaman login Friendster. (friendster.com)

Dalam waktu singkat, Friendster berhasil menarik jutaan pengguna di seluruh dunia. Menariknya, basis pengguna terbesar justru datang dari Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Filipina.

Di kedua negara ini, Friendster menjadi fenomena sosial, dan digunakan oleh pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda. Popularitasnya begitu besar sehingga istilah “add friend” dan “testimonial” menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.

Pertumbuhan pesat ini membuktikan bahwa kebutuhan akan jejaring sosial sudah mendunia. Friendster berhasil menjadi early adopter dan memanfaatkan kebutuhan yang belum terpenuhi ini.

3. Konsep pertemanan di Friendster

Tampilan profil Friendster. (dok. GineersNow)

Salah satu inovasi Friendster adalah konsep “teman dari teman.” Dengan sistem ini, pengguna bisa menemukan koneksi baru melalui jaringan sosial orang lain.

Ide sederhana ini ternyata sangat efektif dalam memperluas lingkaran pertemanan, sekaligus menumbuhkan rasa penasaran untuk menjelajahi profil orang lain.

Konsep ini kemudian diadopsi oleh Facebook dan berbagai platform lain, seperti Twitter, LinkedIn, dan masih banyak lagi.

4. Kustomisasi profil Friendster

Profil Friendster yang sudah dikustomisasi. (VICE)

Friendster memberi kebebasan bagi pengguna untuk menghias profil mereka dengan kode HTML dan CSS sederhana. Halaman profil bisa dipenuhi warna, gambar, musik, bahkan animasi.

Fitur ini membuat setiap profil terasa unik dan personal, dimana setiap pengguna Friendster bisa mencerminkan kepribadian mereka lewat tampilan profil.

Bagi banyak orang, mengutak-atik profil Friendster menjadi pengalaman pertama belajar dasar-dasar pemrograman web. Kreativitas ini menjadi daya tarik besar yang membedakan Friendster dari pesaingnya.

5. Testimonial

Testimonial Friendster. (Facebook)

Fitur testimonial di Friendster memungkinkan teman menulis pesan publik di profil pengguna.

Testimoni sering digunakan sebagai tanda persahabatan, ucapan terima kasih, atau bahkan ajang pamer popularitas. Semakin banyak testimonial yang dimiliki, semakin dianggap populer pengguna tersebut.

Fitur ini menciptakan budaya sosial yang unik, di mana reputasi seseorang bisa terlihat langsung di halaman profil. Testimoni menjadi semacam simbol status sosial digital pada masa itu.

6. Fitur komunitas dan grup

Grup komunitas Friendster. (Friendster/One Piece Fans Club Indonesia)

Selain profil pribadi, Friendster menyediakan ruang komunitas dan grup. Di sini, orang-orang dengan minat sama bisa berkumpul, berdiskusi, dan berbagi informasi.

Grup musik, film, atau hobi tertentu berkembang pesat, sehingga menjadikan Friendster bukan hanya tempat mencari teman, tetapi juga wadah interaksi berbasis minat.

Fitur ini memperkuat peran Friendster sebagai ruang sosial digital yang lebih luas daripada sekadar daftar teman.

7. Awal kejatuhan Friendster

Friendster terlambat menghadapi persaingan dari Facebook dan Twitter. (Cultural History of the Internet)

Popularitas yang melonjak ternyata membawa masalah besar. Server Friendster sering kewalahan, menyebabkan akses lambat dan profil sulit dibuka. Pengalaman pengguna pun terganggu, membuat banyak orang frustrasi.

Masalah teknis ini menjadi salah satu faktor utama penurunan popularitas Friendster. Ketidakmampuan mengatasi lonjakan pengguna menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi mereka belum siap menghadapi skala global.

Munculnya Facebook, MySpace, dan Twitter membuat Friendster semakin tersisih. Platform baru menawarkan fitur lebih modern, stabil, dan menarik. Pengguna pun berbondong-bondong meninggalkan Friendster yang dianggap ketinggalan zaman.

8. Dari media sosial menjadi situs game

Perubahan website Friendster yang fokus pada game. (flickr.com/Chris Messina)

Pada tahun 2011, Friendster melakukan perubahan besar dengan beralih menjadi platform game sosial. Keputusan ini diambil karena mereka kalah bersaing dengan Facebook dan jejaring sosial lain.

Meski sempat menarik perhatian gamer kasual, transformasi ini tidak berhasil mengembalikan kejayaan Friendster. Banyak pengguna lama kecewa karena kehilangan fungsi utama sebagai jejaring sosial.

9. Penutupan Friendster

Pengumuman penutupan Friendster. (productmint)

Pada tahun 2015, Friendster akhirnya ditutup secara resmi. Pihak Friendster menyebutkan penutupan ini didsari oleh perubahan lanskap industri dan juga minat para pengguna.

Meski sudah tidak ada, Friendster tetap dikenang sebagai salah satu pelopor media sosial. Ia membuka jalan bagi lahirnya platform modern yang kini mendominasi dunia digital.

Namun, nama Friendster kembali muncul di dekade 2020an, yang menandakan kebangkitannya kembali.

10. Kebangkitan Friendster

Friendster bangkit sebagai aplikasi iOS. (friendster.com)

Friendster kembali mencuat sebagai aplikasi media sosial alternatif, setelah dibangkitkan pada tahun 2023. 3 tahun setelahnya, pada bulan April 2026, Friendster kembali diluncurkan sebagai aplikasi iOS.

Berbeda dengan Friendster lama, Friendster yang baru ini merupakan media sosial privat yang tidak ada hubungannya dengan Friendster yang lama.

Apakah kamu tertarik untuk menggunakan Friendster kembali?

Editorial Team