Di segmen laptop gaming dan multimedia, titik tengah antara performa dan desain tipis biasanya sulit dihindari. Namun, lewat Predator Helios Neo 16S AI, Acer terlihat serius menghilangkan batasan tersebut.
Kesan pertama yang langsung terasa setelah saya melihat perangkat ini adalah sebuah PC gaming yang dirampingkan ke dalam laptop tipis, dengan ketebalan hanya 18,9 mm.
Ditambah memori DDR5 dual-channel yang masih bisa di-upgrade hingga 64GB serta SSD NVMe Gen 4 1TB, Helios Neo 16S AI terasa future-proof.
Dari sisi performa, Helios Neo 16S AI terasa sangat menjanjikan. Ditenagai Intel Core Ultra 9, laptop ini langsung memberi kesan responsif untuk multitasking berat, baik gaming maupun pekerjaan multi media seperti editing video dan rendering.
Kombinasi prosesor tersebut dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 GDDR7 membuat ekspektasi performanya berada di kelas atas, yang pastinya kamu bisa memainkan semua game dengan baik.
Pengalaman visual menjadi salah satu highlight terkuatnya. Panel OLED 16 inci beresolusi WQXGA (2560 x 1600) dengan refresh rate 240Hz dan G-SYNC.
Warna juga terlihat hidup berkat cakupan DCI-P3 100%, kontras tajam khas OLED, serta sertifikasi True Black HDR 500. Baik untuk bermain game kompetitif maupun menonton film dan video, layar ini tidak akan membuat penggunanya komplain.
Sistem pendingin Aeroblade 3D Fan generasi ke-5, dipadukan dengan Vortex Flow dan liquid metal thermal, dirancang untuk menjaga performa tetap konsisten meski GPU berjalan hingga maksimum 115W MGP.
Sepintas, adanya fitur ini memberi rasa tenang bahwa bodi tipis tidak berarti mudah panas atau throttling. Soal suhu dan stabilitas, Predator tampaknya cukup percaya diri.
Berdasarkan impresi awal saya, jujur Predator Helios Neo 16S AI hadir sebagai laptop yang serius menawarkan performa gaming PC dalam desain ramping, apalagi sudah dibekali dengan layar OLED kelas atas dan sistem pendingin yang menjanjikan.
Untuk gamer dan kreator yang ingin performa besar tanpa laptop tebal dan berat, ini Helios Neo 16S AI jelas adalah pilihan yang patut diperhitungkan.
FAQ Predator Helios Neo 16S AI
Apa keunggulan utama Predator Helios Neo 16S AI dibanding laptop gaming lain? | Keunggulan utamanya ada pada kombinasi performa setara PC desktop, desain super-tipis (18,9 mm), layar OLED 240Hz berkualitas tinggi, serta sistem pendingin canggih yang menjaga performa tetap stabil. |
Apakah laptop ini cocok untuk content creator selain gamer? | Sangat cocok. Layar OLED dengan DCI-P3 100%, performa CPU-GPU bertenaga, serta dukungan AI membuatnya ideal untuk editing video, desain grafis, hingga rendering. |
Bagaimana performa pendinginan di bodi yang tipis? | Acer menggunakan Aeroblade 3D Fan Gen-5, Vortex Flow, dan liquid metal thermal untuk menjaga suhu tetap rendah dan meminimalkan throttling saat beban berat. |
Untuk siapa Predator Helios Neo 16S AI paling direkomendasikan? | Laptop ini ditujukan untuk gamer kompetitif dan kreator profesional yang menginginkan performa tinggi, visual premium, dan portabilitas tanpa kompromi. |
