Kenapa RAM Jadi Langka dan Harganya Melonjak Naik? Ini 7 Penyebabnya!

- AI digunakan secara luas, meningkatkan permintaan RAM
- Perusahaan besar membeli RAM dalam jumlah besar, menyulitkan konsumen
- Produsen fokus pada RAM server, mengurangi pasokan RAM konsumen
Dalam beberapa tahun terakhir, harga RAM mengalami kenaikan yang sangat tajam. Jika sebelumnya RAM 8 GB bisa dibeli dengan harga yang cukup terjangkau, kini harganya bisa naik berkali-kali lipat.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh gamer, perakit PC, pelaku usaha kecil, hingga pengguna komputer rumahan. RAM yang dulu mudah ditemukan di toko komputer, sekarang sering kosong atau dijual dengan harga tinggi.
Kenaikan ini bukan terjadi tanpa alasan. Ada banyak faktor besar yang saling berkaitan dan membuat pasokan RAM semakin terbatas sementara permintaannya terus meningkat. Berikut adalah tujuh penyebab utama mengapa RAM menjadi langka dan harganya melonjak naik.
Table of Content
1. Ledakan Penggunaan AI di Seluruh Dunia

Salah satu penyebab terbesar kenaikan harga RAM adalah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Layanan AI seperti chatbot, pengolah data, dan sistem otomatis digunakan oleh jutaan orang setiap hari.
Semua layanan ini berjalan di server yang membutuhkan RAM dalam jumlah sangat besar agar bisa bekerja cepat dan stabil.
Semakin banyak orang menggunakan AI, semakin besar kebutuhan RAM untuk menjalankan server tersebut. Akibatnya, permintaan RAM meningkat drastis dalam waktu singkat.
2. Perusahaan Besar Membeli RAM dalam Jumlah Masif

Perusahaan teknologi besar membeli RAM dalam skala yang tidak bisa ditandingi oleh konsumen biasa. Mereka bisa memesan ribuan hingga ratusan ribu unit RAM sekaligus untuk data center.
Produsen RAM tentu lebih memilih melayani pembeli besar karena lebih menguntungkan dan stabil.
Dampaknya, toko komputer dan distributor kecil sering tidak kebagian stok, sehingga konsumen individu kesulitan mendapatkan RAM.
3. Peralihan Produksi dari RAM Konsumen ke RAM Server

Produsen RAM saat ini lebih fokus memproduksi RAM khusus server, terutama High Bandwidth Memory (HBM) yang digunakan untuk kebutuhan AI.
Jenis RAM ini jauh lebih mahal dan menghasilkan keuntungan lebih besar dibandingkan RAM DDR4 atau DDR5 untuk PC rumahan.
Karena kapasitas pabrik terbatas, peningkatan produksi RAM server membuat produksi RAM konsumen dikurangi. Inilah salah satu alasan utama mengapa RAM untuk PC biasa menjadi langka.
4. Kekurangan RAM Server Mendorong Perebutan DDR5

Permintaan HBM sangat tinggi, namun pasokannya terbatas. Akibatnya, banyak perusahaan skala menengah yang tidak mendapatkan HBM terpaksa menggunakan DDR5, jenis RAM yang sama dengan yang digunakan oleh gamer dan pengguna PC biasa.
Hal ini membuat DDR5 ikut diborong oleh perusahaan, sehingga permintaannya semakin meningkat dan harga ikut naik.
5. Jumlah Produsen RAM Sangat Terbatas

Pasar RAM dunia dikuasai oleh tiga perusahaan besar, yaitu Samsung, SK Hynix, dan Micron. Dengan jumlah produsen yang sangat sedikit, pasokan RAM menjadi rentan terhadap gangguan.
Ketika satu perusahaan mengubah strategi bisnis atau mengurangi produksi RAM konsumen, dampaknya langsung terasa di seluruh dunia. Baru-baru ini, salah satu produsen bahkan memilih fokus penuh pada pasar AI dan meninggalkan pasar konsumen, sehingga pasokan RAM semakin berkurang.
6. Masalah Produksi Semikonduktor

RAM tidak bisa dibuat tanpa chip semikonduktor. Produksi semikonduktor global masih terkonsentrasi di beberapa negara saja, terutama Taiwan. Ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok membuat produksi chip menjadi tidak stabil.
Ketika pasokan chip terganggu, produksi RAM otomatis ikut melambat. Kondisi ini membuat jumlah RAM yang beredar di pasar semakin sedikit, sementara permintaan terus meningkat.
7. Permintaan Terus Naik, Solusi Butuh Waktu Lama

Banyak negara sebenarnya sudah berusaha membangun pabrik chip dan memperluas produksi RAM. Namun, membangun fasilitas semikonduktor membutuhkan waktu bertahun-tahun dan biaya yang sangat besar.
Sementara itu, kebutuhan RAM untuk AI, bisnis, dan layanan digital terus bertambah setiap hari. Ketidakseimbangan antara permintaan yang cepat naik dan produksi yang lambat membuat harga RAM sulit turun dalam waktu dekat.
FAQ Kenaikan Harga RAM
| 1. Kenapa harga RAM naik sangat cepat dalam waktu singkat? | Harga RAM naik karena permintaan meningkat sangat cepat, terutama dari perusahaan teknologi dan layanan AI yang membutuhkan RAM dalam jumlah besar. Sementara itu, produksi RAM tidak bisa langsung ditingkatkan dengan cepat, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan. |
| 2. Apakah AI benar-benar memengaruhi kelangkaan RAM? | Ya. AI membutuhkan server dengan kapasitas memori besar agar bisa memproses data dengan cepat. Banyak perusahaan membangun data center untuk AI dan membeli RAM dalam jumlah besar, sehingga stok RAM untuk konsumen biasa menjadi berkurang. |
| 3. Kenapa RAM untuk PC rumahan kalah prioritas dibanding RAM server? | Produsen RAM lebih memprioritaskan RAM server karena harganya lebih mahal dan memberikan keuntungan lebih besar. Dengan kapasitas pabrik yang terbatas, produksi RAM konsumen dikurangi untuk memberi ruang bagi RAM server dan AI. |
| 4. Mengapa hanya sedikit perusahaan yang memproduksi RAM? | Produksi RAM membutuhkan teknologi tinggi, modal besar, dan pabrik khusus semikonduktor. Hal ini membuat hanya beberapa perusahaan besar yang mampu memproduksinya, sehingga pasar RAM menjadi sangat terbatas dan rentan terhadap kelangkaan. |
| 5. Apakah harga RAM bisa turun kembali di masa depan? | Harga RAM bisa saja turun, tetapi tidak dalam waktu dekat. Selama permintaan dari AI dan perusahaan besar terus meningkat dan pembangunan pabrik baru belum selesai, harga RAM kemungkinan akan tetap tinggi atau hanya turun sedikit. |

















