Performa menjadi bagian yang cukup penting karena tablet seperti XPAD 30 Pro akan terasa percuma jika hanya unggul di layar.
Tablet ini menggunakan MediaTek Helio G200 Ultimate, chipset berbasis proses 6nm dengan A76 big core hingga 2,2GHz dan GPU Mali-G57 MC2. Infinix mengklaim peningkatan performa hingga 35,6 persen dibanding generasi sebelumnya.
Dalam penggunaaan saya memakai untuk membuka browser, berpindah ke aplikasi game, mengecek dokumen, kemudian kembali ke browser tanpa harus terus menunggu aplikasi dimuat ulang.
Dukungan Split Screen dan Floating Windows juga membuat XPAD 30 Pro lebih terasa seperti perangkat kerja dibanding tablet konsumsi biasa.
Untuk Split Screen, terdapat catatan khusus bagi pengguna varian 4/128GB. Fitur ini akan tersedia melalui update OTA pada pertengahan hingga akhir September 2026. Artinya, pada saat awal penggunaan, pengguna varian 4/128GB perlu menunggu pembaruan tersebut sebelum dapat memanfaatkan fitur Split Screen.
Untuk gaming, Infinix turut membawa fitur seperti Bypass Charging dan Esports Mode.
Bypass Charging menarik karena daya dapat diarahkan untuk mendukung penggunaan saat bermain, sehingga tablet tidak hanya mengandalkan baterai ketika digunakan dalam sesi gaming panjang.
XPAD 30 Pro juga mendukung XARENA untuk pengalaman gaming yang lebih teroptimasi.