Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Review POCO F8 Pro: Jadi Pro Karena Jago Mikro
POCO F8 Pro, Dok. GGWP
  • POCO F8 Pro hadir sebagai flagship killer dengan desain elegan, layar HyperRGB 120Hz, serta build premium dari kaca matte dan bingkai aluminium yang tetap nyaman untuk sesi gaming panjang.
  • Ditenagai Snapdragon 8 Elite dengan skor AnTuTu lebih dari 3 juta, HP ini menawarkan performa ekstrem untuk gaming kompetitif, didukung sistem pendingin LiquidCool IceLoop 3D agar suhu tetap stabil.
  • Dengan baterai 6.120mAh dan pengisian cepat 100W, POCO F8 Pro dibanderol Rp8,799 juta untuk varian 12GB/512GB, menjadikannya pilihan bernilai tinggi bagi gamer dan content creator.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Peluncuran dan pengujian smartphone POCO F8 Pro yang menjadi bagian dari lini flagship killer terbaru POCO dengan fokus pada performa tinggi, kemampuan gaming, serta efisiensi daya.
  • Who?
    Perangkat dikembangkan oleh POCO, sementara pengujian dilakukan oleh seorang reviewer teknologi yang mengulas performa, kamera, baterai, dan pengalaman gaming perangkat tersebut.
  • Where?
    Pengujian dilakukan di Indonesia, dengan penyebutan konteks pasar dan harga lokal sebagai acuan peluncuran resmi perangkat di wilayah tersebut.
  • When?
    Kegiatan ulasan berlangsung pada tahun 2026 setelah peluncuran seri POCO F8 di pasar Indonesia; periode pengujian berlangsung selama dua minggu.
  • Why?
    POCO meluncurkan F8 Pro untuk mempertahankan reputasinya sebagai produsen ponsel berperforma tinggi dengan harga kompetitif serta memenuhi kebutuhan gamer dan kreator konten mobile.
  • How?
    Ponsel diuji melalui penggunaan intensif termasuk bermain game kompetitif, uji kamera siang-malam, tes benchmark AnTuTu, serta evaluasi daya tahan baterai dan kecepatan pengisian HyperCharge 100W.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak kemunculan pertamanya, POCO selalu punya satu misi sederhana namun sulit ditiru kompetitor, memberikan performa kelas atas dengan harga yang merusak pasar.

Memasuki tahun 2026, POCO kembali menggebrak lewat lini terkuatnya, POCO F8 Series.

Sebagai suksesor dari seri-seri sebelumnya yang legendaris, perangkat ini memikul beban berat untuk tetap menjadi raja di segmen flagship killer.

Penulis mendapat kesempatan untuk bisa mereview POCO F8 Series yang varian F8 Pro-nya.

Setelah penulis mengujinya secara intensif selama dua minggu, salah satunya untuk bermain game kompetitif rata kanan, inilah ulasan lengkapnya.

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Seperti biasa, sebelum memulai ulasan penulis selalu memberikan informasi ada apa saja di dalam boxnya.

Experience membuka kotak POCO F8 Pro masih memberikan sensasi yang sama seperti POCO F Series sebelumnya yaitu to-the-point dan efisien.

Kotak berwarna kuning khas POCO menyapa kita dengan teks hitam tebal. Di dalamnya, POCO tidak mengikuti tren "diet" yang dilakukan brand tetangga.

Isi kotaknya meliputi:

  • Unit POCO F8 Pro.

  • Adapter fast charging 100mAh.

  • Kabel data USB Type-C.

  • Protective case silikon yang cukup solid.

  • SIM ejector dan kitab panduan. 

Cukup menyenangkan melihat POCO selalu dan masih menyertakan kepala charger di dalam kotak, sebuah nilai tambah yang masih dipertahankan dan sangat krusial bagi gamer yang butuh daya besar setiap saat.


Desain dan Body Quality

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Secara visual, POCO F8 Pro tampak lebih dewasa, clean dan cukup elegan dengan 4 modul di bagian belakangnya dibandingkan pendahulunya.

Tidak ada lagi aksen berlebihan yang terkesan kekanak-kanakan. Bagian belakang menggunakan material kaca dengan finishing matte yang sangat baik dalam menyamarkan bekas sidik jari.

Build quality-nya terasa sangat padat di genggaman.

Bingkainya menggunakan material aluminium yang memberikan kesan premium dan kokoh.

Modul kameranya kini berbentuk persegi panjang simetris yang memberikan karakter tegas.

Meski mengusung baterai besar, POCO berhasil menjaga ketipisannya sehingga tetap nyaman digunakan saat sesi gaming panjang dalam posisi landscape.

Layar dan Pengalaman Multimedia

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

POCO tidak main-main di sektor layar, POCO F8 Pro ini menggunakan HyperRGB dengan menggunakan teknologi layar termutakhir.

Hal ini menghasilkan pengalaman visual yang tajam dan berwarna akurat yang setara dengan 2K, mereka mengklaim bisa mengurangi konsumsi daya sebesar 22,3% bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Namun, bintang utamanya adalah refresh rate 120Hz.

Perpindahan antar menu terasa sangat halus, dan jauh lebih responsif. Untuk multimedia, dukungan Dolby Vision dan HDR10+ membuat menonton serial di Netflix terasa seperti membawa bioskop kecil ke tangan.

Speakernya juga naik kelas dengan menggunakan Bose yang menghasilkan suara lebih lantang, jernih, dan memberikan separasi audio yang jelas. Ini sangat membantu saat bermain tanpa menggunakan headset atau TWS, kita bisa mendengar arah langkah kaki musuh atau bahkan bunyi peluru yang melintas pada game FPS.

Software dan Skor AnTuTu

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

POCO F8 Pro berjalan di atas sistem operasi terbaru yang semakin ringan dan optimal. Manajemen RAMnya terasa jauh lebih baik, tidak ada lagi aplikasi yang tertutup tiba-tiba di latar belakang.

Bicara soal performa, chipset Snapdragon 8 Elite menjadi otak di balik keganasan HP ini. Saat penulis melakukan pengujian sintetik menggunakan AnTuTu Benchmark v11.0.9, hasilnya luar biasa. POCO F8 Pro berhasil menembus skor di kisaran 3.102.610 poin unggul jauh dibanging dengan POCO F7 Ultra yang pernah penulis review juga sebelumnya yang hanya tembus di angka 2.498.808 poin.

Angka ini bukan sekadar pajangan. Skor tiga juta lebih ini mencerminkan kemampuan pemrosesan data yang sangat cepat, baik untuk rendering video 4K, gaming kompetitif yang berat maupun menjalankan tugas-tugas berat secara simultan.

Kamera

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Biasanya, HP performa selalu mengorbankan sektor kamera. Namun, POCO F8 Pro mencoba mengubah stigma tersebut. Sensor utamanya menggunakan sensor flagship yang mampu menangkap detail sangat baik dalam kondisi cahaya terang.

  • Siang Hari: Foto terlihat tajam dengan rentang dinamis (dynamic range) yang luas.

  • Malam Hari: Fitur Night Mode-nya bekerja efektif menekan noise tanpa membuat foto terlihat artifisial.

  • Video: Dukungan OIS (Optical Image Stabilization) membuat rekaman video 4K 60 FPS sangat stabil, bahkan tanpa menggunakan gimbal.

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Meski belum bisa menandingi HP yang khusus untuk fotografi, kamera POCO F8 Pro sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan konten media sosial harian. Dari segi kamera, sejujurnya penulis tidak terlalu mendalam untuk mereview, dikarenakan memang mau fokus kepada performa untuk gaming khususnya untuk game kompetitif.

Baterai dan Pengisian Daya

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Ditenagai baterai berkapasitas 6.120mAh, POCO F8 Pro dengan mudah bertahan seharian dalam penggunaan moderat.

Bahkan jika dipaksa bermain game berat secara nonstop, baterainya menunjukkan daya tahan yang impresif berkat optimasi chipset yang efisien.

Sektor pengisian daya adalah salah satu yang terbaik di kelasnya. Dengan teknologi HyperCharge 100W, mengisi daya dari 0% ke 100% hanya membutuhkan waktu kurang dari 60 menit. Kamu bisa mengisi daya saat mandi dan sarapan saat mau berangkat kuliah atau kerja, HP sudah siap digunakan kembali untuk bertempur.

Gaming

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Inilah habitat asli POCO F8 Pro. Penulis hanya fokus intens mencoba dua game kompetitif dengan berbeda genre yaitu Mobile Legends untuk MOBA dan Garena Delta Force untuk shooter atau yang biasa kita kenal dengan FPS.

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)

Sebagai game MOBA paling populer di Indonesia, MLBB adalah standar wajib. Pada POCO F8 Pro ini, penulis langsung mengatur grafis ke rata kanan, dan hasilnya adalah sebagai berikut:

  • Performa: Berjalan stabil di 120 FPS dengan menggunakan Wild Boost di Game Turbo.

  • Pengalaman: Gerakan hero terasa smooth sekali, hampir tidak ditemukan frame drop saat terjadi team fight yang intens dan penuh dengan efek visual yang ramai. Untuk baigan layarnya, merespons setiap sentuhan dengan presisi cukup tinggi.

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

Garena Delta Force

Penulis juga mencoba ke game FPS Garena Delta Force yang sedang naik daun akan tetapi lebih berat.

Ini adalah sebuah game FPS taktis dengan grafis yang sangat detail dengan medan pertempuran yang luas dan ada 48 (24vs24) orang bertempur secara bersamaan. Setelah sangat intensnya penulis bermain hampir setiap hari, dan ini lah hasilnya:

  • Performa: Dengan atau tidaknya menggunakan Wild Boost pada Game Turbo, POCO F8 Pro berjalan super smooth di 120FPS dengan memaksimalkan HD resources atau mentok rata kanan. 

  • Pengalaman: Gerakan operator terasa smooth tanpa ada hambatan, tidak ada frame drop. Penulis bisa dengan leluasa menggunakan tekno mekanik Mikro yaitu lompat-lompat atau slide kanan kiri. Saking asiknya hingga lupa waktu, penulis sudah sampai tier General III yang mana itu adalah tier tertinggi nomor 2.

Satu hal yang patut diapresiasi adalah sistem pendingin LiquidCool IceLoop 3D Tiga Lapis, area penyebaran panasnya sangat luas, sehingga suhu perangkat tetap terjaga stabil meski digunakan bermain selama berjam-jam. Tidak ada gejala frame drop akibat panas berlebih (thermal throttling).

Akan tetapi ada satu yang menjadi concern penulis saat bermain game adalah layarnya yang sedikit lebih kecil daripada yang POCO F8 Ultra. Kalau dibilang nyaman, di POCO F8 Pro masih aman, tapi kalau mau lebih nyaman, jujur lebih nyaman di POCO F8 Ultra kalau bicara soal luas layar saat bermain.

Harga

Meski membawa spesifikasi yang nyaris sempurna, POCO tetap konsisten menjaga harga agar tetap kompetitif.

Di Indonesia, POCO F8 Pro dibanderol dengan harga Rp8,799,000 dan hanya punya 1 varian 12GB/512GB dengan 3 warna. Jika dibandingkan dengan brand lain yang menawarkan spesifikasi serupa di harga belasan juta, POCO F8 Pro adalah sebuah steal deal.

Kesimpulan

POCO F8 Pro, Dok. GGWP

POCO F8 Pro adalah jawaban bagi kamu yang mendambakan performa ekstrem tanpa harus menguras tabungan.

Ini bukan sekadar HP gaming, melainkan sebuah perangkat serba bisa dengan performa yang memukau, pengisian daya super cepat, dan akan tetap relevan hingga 3-4 tahun ke depan.

Kalau bicara siapa yang cocok untuk punya HP ini, sebenernya banyak tapi penulis membaginya menjadi dua. Pertama adalah gamer kompetitif yang butuh main game secara smooth di 120 FPS dan seneng banget lihat skor AnTuTu yang tinggi. Kedua adalah content creator yang butuh performa untuk editing mobile yang cepat apalagi HP ini worth to value.

Kalau kamu senang dengan konten honest review seperti ini, bisa bagikan ke sosial media juga agar temen-temenmu juga bisa tau dan sampai bertemu kembali di konten selanjutnya!

Editorial Team