Pembahasan Jujutsu Kaisen Episode 54, Masuk ke Culling Game!

- Episode 54 Jujutsu Kaisen menjadi jembatan menuju arc Culling Game yang brutal.
- Kenjaku dan Sasaki membuka episode dengan perspektif manusia biasa dalam barrier Culling Game.
- Sukuna terdaftar sebagai pemain Culling Game, aturan baru memungkinkan transfer poin antar pemain, dan pemain diteleportasi secara acak ke sembilan lokasi.
Episode terbaru Jujutsu Kaisen Season 3 Episode 7 atau episode 54 jika dihitung secara keseluruhan akhirnya resmi dirilis.
Bisa dibilang, Jujutsu Kaisen Episode 54 ini menjadi semacam jembatan menuju arc Culling Game yang sesungguhnya, yang jelas akan brutal.
Sebagai pembuka sebelum benar-benar masuk ke Culling Game, episode ini menyajikan humor sekaligus lore penting, sebelum akhirnya ditutup dengan cliffhanger yang membuat penonton bertanya-tanya.
Yuk, langsung kita bahas saja Jujutsu Kaisen episode 54.
Awal spoiler
Kenjaku dan Sasaki

Episode dibuka dengan kehadiran Sasaki. Diperlihatkan bagaimana Kenjaku muncul dalam mimpi Sasaki dan menawarkan satu kesempatan untuk keluar dari permainan. Hanya satu. Tidak ada pengulangan.
Ini menjadi perspektif tentang para manusia biasa yang terbangun dalam barrier Culling Game tanpa energi kutukan dan tanpa pemahaman tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Momen paling menggelitik sekaligus mengganggu adalah ketika Kenjaku berterima kasih kepada Sasaki karena “menjadi teman anakku,” merujuk pada Yuji Itadori.
Dialog ini terasa misterius dan masih menyisakan pertanyaan besar tentang maksud sebenarnya.
Kekocakan Hakari

Cerita kemudian beralih ke Kinji Hakari yang akhirnya setuju membantu misi Culling Game. Namun, ada syarat, regulasi Jujutsu harus direvisi agar klub berkelahinya diakui secara resmi.
Ada momen kocak ketika Hakari mengetahui bahwa Megumi Fushiguro kini telah menjadi kepala klan Zenin.
Sikapnya berubah drastis. Ia mendadak menjadi sosok penjilat yang ingin memanfaatkan posisi Megumi sebagai kepala klan.
Ironisnya, kita tahu bahwa klan Zenin akan hancur keesokan harinya. Hakari mencoba membangun koneksi politik dengan sesuatu yang pada dasarnya sudah menjadi abu.
Sukuna yang Ternyata Ikut Culling Game

Ada fakta baru yang terungkap di Jujutsu Kaisen episode 54. Ternyata Ryomen Sukuna termasuk penyihir 1.000 tahun lalu yang membuat perjanjian dengan Kenjaku dan berubah menjadi cursed object.
Salah satu isi perjanjian itu adalah berpartisipasi dalam Culling Game.
Artinya, Yuji otomatis terdaftar sebagai pemain bahkan sebelum memasuki barrier.
Disebutkan juga bahwa ada dua pemain yang sudah mengumpulkan lebih dari 100 poin selama 12 hari Culling Game berlangsung.
Mereka adalah Hajime Kashimo dan Hiromi Higuruma.
Strategi Aturan Baru

Dengan bantuan status Megumi sebagai kepala klan, mereka menyusun dua aturan baru yang ingin ditambahkan.
Aturan pertama memungkinkan transfer poin antar pemain. Ini menjadi celah moral bagi Yuji yang tidak ingin membunuh demi bertahan hidup.
Aturan kedua memungkinkan pemain menggunakan poin untuk keluar dari permainan.
Namun, ada kemungkinan bahwa posisi tersebut harus digantikan oleh non-pemain. Jika benar, ini bisa menjadi bom waktu di masa depan.
Di balik strategi ini, tujuan utama tetap sama, mencari Angel, satu-satunya yang bisa membuka segel Satoru Gojo.
Seperti Battle Royale

Ketika Yuji dan Megumi akhirnya memasuki barrier, twist lain pun terungkap. Ada aturan rahasia yang membuat setiap pemain diteleportasi secara acak ke salah satu dari sembilan lokasi.
Yuji jatuh dari langit seperti karakter battle royale. Visualnya benar-benar terasa seperti adegan PUBG atau Free Fire versi kutukan.
Keduanya terpisah dan menghadapi situasi yang paralel.
Megumi bertemu Remi yang mengaku lemah dan meminta perlindungan sebagai “ksatria”-nya, dengan imbalan informasi tentang Higuruma.
Sementara itu, Yuji bertemu Rin Amai yang mengaku mengenalnya dari kampung halaman dan menawarkan informasi serupa.
Masalahnya, lokasi yang mereka berikan berbeda.
Ketika episode berakhir, satu pertanyaan menggantung: siapa yang berbohong? Atau apakah keduanya memang sedang memainkan permainan di atas permainan?


















