Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Penjelasan Ending Jujutsu Kaisen Modulo, Manusia dan Simuria Berdamai?
Apa yang terjadi pada ending Jujutsu Kaisen Modulo? (Manga Plus)
  • Manga Jujutsu Kaisen Modulo karya Gege Akutami dan Yuji Iwasakin resmi tamat, menampilkan kisah pasca Culling Game dengan kedatangan ras alien Simuria yang ingin hidup berdampingan dengan manusia.
  • Tokoh utama Maru menjalankan ritual besar untuk menghapus roh kutukan dari dunia, menciptakan keseimbangan antara manusia dan Simuria meski energi kutukan tak sepenuhnya hilang.
  • Setelah ritual, banyak karakter hidup kembali dan berdamai; manusia, Simuria, serta suku Rumel akhirnya memilih jalan koeksistensi di dunia baru tanpa penyihir jujutsu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Manga Jujutsu Kaisen Modulo karya Gege Akutami dan ilustrator Yuji Iwasakin resmi berakhir, menutup kisah tentang upaya manusia dan ras alien Simuria untuk hidup berdampingan setelah konflik panjang.
  • Who?
    Tokoh utama Marulu Val Vol Yelvori bersama Yuji Itadori, Tsurugi, Yuka, serta beberapa karakter dari seri Jujutsu Kaisen terlibat dalam peristiwa akhir cerita ini.
  • Where?
    Kisah berlangsung di bumi dan dimensi lain yang diakses melalui teknik kutukan Maru, termasuk lokasi seperti kapal Naunax dan wilayah tempat suku Rumel tinggal.
  • When?
    Manga ini dirilis pada September 2025 dan mencapai akhir ceritanya pada chapter 21; latar waktu dalam kisah terjadi 68 tahun setelah insiden Culling Game.
  • Why?
    Maru menjalankan ritual untuk menghapus roh kutukan agar manusia dan Simuria dapat hidup damai tanpa konflik yang bersumber dari energi kutukan di dunia mereka.
  • How?
    Dengan menggabungkan berbagai teknik kutukan serta energi dari beberapa karakter, Maru menciptakan ritual di dimensi lain yang menyalurkan energi kutukan keluar dari dunia manusia dan Simuria.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada cerita tentang alien Simuria yang datang ke bumi dan bisa pakai sihir. Mereka kirim Maru untuk lihat apakah bisa hidup bersama manusia. Maru berteman dengan Tsurugi dan Yuka, lalu dia buat ritual supaya roh jahat hilang. Setelah itu dunia jadi damai, orang dan alien bisa hidup bareng tanpa kutukan lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Manga Jujutsu Kaisen Modulo dari penulis Gege Akutami dan ilustrator Yuji Iwasakin telah tamat. Manga yang rilis pada bulan September 2025 ini berakhir dengan tidak terduga.

Jujutsu Kaisen Modulo menceritakan tentang kedatangan ras alien bernama Simuria, 68 tahun sejak insiden Culling Game di Jujutsu Kaisen original.

Alien Simuria bisa menggunakan sihir jujutsu, dan ingin tinggal di bumi.

Untuk menguji kemampuan mereka beradaptasi dengan umat manusia, alien Simuria mengirim Marulu Val Vol Yelvori sebagai diplomat.

Selama tugasnya di bumi, Maru bekerja sama dengan cucu Maki Zenin dan Yuta Okkotsu, Tsurugi dan Yuka, untuk mencari tahu apakah alien Simuria mampu hidup berdampingan dengan manusia.

Namun di dalam kelompok Simuria, ada beberapa tokoh yang skeptis terhadap jalur diplomasi ini, dan berusaha mendorong agendanya sendiri.

Setelah puluhan chapter berjalan, konflik di manga Jujutsu Kaisen Modulo pun berakhir. Dalam perjalanannya, kita melihat beberapa pertarungan seru, serta kemunculan beberapa karakter ikonis dari manga Jujutsu Kaisen.

Jadi, bagaimana Jujutsu Kaisen Modulo berakhir? Seperti apa ending-nya? Berikut adalah penjelasannya. Tentunya, pembahasan ini berisi SPOILER untuk ending Jujutsu Kaisen Modulo. Baca artikel ini setelah menamatkan manga-nya, ya.

In Article GGWP_.png


Momen menjelang ending Jujutsu Kaisen Modulo

Roh kutukan menghilang dari dunia. (Manga Plus)

Manga Jujutsu Kaisen Modulo mencapai titik puncaknya pada chapter 21. Di chapter ini, Maru, yang berhasil memenangkan pertarungannya melawan Tsurugi, berusaha mencari keseimbangan yang bisa menyatukan umat manusia dengan Simuria.

Maru menduga, konflik yang terjadi antara suku Rumel dan penyihir jujutsu disebabkan karena roh kutukan yang para penyihir pancarkan terasa mirip dengan hewan Kalyan yang disembah suku Rumel.

Karenanya, Maru hendak menggunakan teknik kutukan Chaos dan Harmony untuk menciptakan dunia tanpa roh kutukan.

Untuk itu, teknik Maru membawanya dan Yuji Itadori ke dimensi yang sama dengan yang dilalui Sukuna. Di sana, mereka bertemu dengan Mahito.

Maru berencana untuk mengkombinasikan energi kutukan Yuta di dalam cincin Rika, mineral Mul yang ada di kapal Naunax, teknik kutukan Maru, dan teknik kutukan Mahito untuk menciptakan keseimbangan di dunia.

Sementara itu, Yuji hanya sebatas menjadi saksi ritual Maru, karena fisiologinya sebagai Death Painting Womb membuat Yuji menua dengan lambat dan bisa hidup sampai ratusan tahun lamanya.

Maru berhasil menjalankan ritual ini, sehingga roh kutukan berhasil menghilang dari dunia. Itu artinya manusia dan Simuria tidak bisa mengeluarkan energi kutukan dan tidak akan ada penyihir jujutsu baru yang lahir di dunia.

Kenapa Maru ingin menghilangkan roh kutukan?

Maru menjalankan ritual bersama Cross, Tsurugi, dan Yuka. (Manga Plus)

Menurut Yuji, roh kutukan berasal dari energi kutukan yang dikeluarkan dari dalam manusia. Efek ini terjadi di Jepang, meskipun di luar negeri kasus serupa muncul namun dalam skala yang sangat kecil.

Untuk mencegah lahirnya roh kutukan, ada dua cara yang bisa ditempuh: menghilangkan energi kutukan, atau mengubah semua manusia menjadi penyihir jujutsu.

Karena cara kedua mirip dengan rencana Kenjaku saat Culling Game terjadi, Maru dan Yuji memilih cara pertama, yaitu dengan menghilangkan energi kutukan dari manusia yang lahir di masa depan.

Namun, Maru tak bisa sepenuhnya menghilangkan energi kutukan karena manusia masih bisa menghasilkannya dalam jumlah sedikit.

Selama masih ada energi kutukan, konflik antara manusia dan Simuria akan terus terjadi.

Ternyata, Maru menemukan bahwa Kalyan yang menyerang semua alien Simuria bertingkah jinak kepada suku Rumel karena mereka memiliki warna roh yang sama.

Sementara itu, roh kutukan juga menjadi wadah bagi roh yang warnanya sama dengan roh suku Rumel dan Kalyan.

Karena itu, Maru menjalankan ritualnya di dalam dimensi lain, dan menjadikannya tempat untuk membuang energi kutukan dan warna dari roh yang melintas. Efeknya, ritual Maru mampu mencapai seluruh umat manusia, Simuria, dan Kalyan di dunia.

Nasib karakter Jujutsu Kaisen Modulo

Yuji meminta bantuan kepada Nobara. (Manga Plus)

Setelah ritual Maru, Tsurugi dan Yuka hidup kembali. Bahkan, Yuka pun sembuh dari tumor otak yang ia derita.

Mereka bisa hidup berdampingan dengan Maru dan Cross.

Yuji mengungkap bahwa setelah ia mati, ia akan menjadi benda kutukan dan bisa bereinkarnasi jika ada yang memakan organ tubuhnya, seperti Sukuna.

Yuji kemudian merekrut Nobara Kugisaki dan Aoi Todo untuk mencari dan melatih pengguna Heavenly Restriction.

Alien Simuria kini bisa hidup berdampingan dengan manusia, namun suku Rumel kini bisa diserang oleh Kalyan. Meski demikian, suku Rumel memutuskan untuk tetap hidup bersama dengan Kalyan di kapal Naunax.

Dabura berhasil mematahkan kutukan adiknya, Spejo, dan membunuh kepala suku Deskunte. Ia mengangkat dirinya sendiri sebagai kepala suku baru, lalu mendirikan makam untuk Dura dan menghormatinya sebagai seorang pahlawan.

Setelah beberapa waktu berselang, Dabura mengunjungi Kyoko Tomoe. Nampaknya mereka berdua tertarik untuk menjalin hubungan.

Dan seperti itulah ending dari Jujutsu Kaisen Modulo. Meskipun pendek, manga ini menyajikan ending yang hangat untuk serial Jujutsu Kaisen. Bagaimana pendapat kamu seputar Jujutsu Kaisen Modulo?

Editorial Team