Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
10 Fakta Lee Cronin’s The Mummy, Franchise Klasik yang Menjadi Horor
Sebelum nonton Lee Cronin's The Mummy, simak fakta menariknya di bawah ini. (IMDb)
  • Lee Cronin’s The Mummy hadir sebagai spinoff horor supernatural independen, kembali ke akar klasik franchise dengan nuansa gelap dan tragis, berbeda dari versi aksi-komedi sebelumnya.
  • Film ini digarap oleh sutradara Lee Cronin bersama produser horor ternama James Wan dan Jason Blum, menampilkan kisah jurnalis yang menemukan putrinya hidup kembali seperti mumi di Mesir.
  • Dengan durasi 133 menit dan budget USD 22 juta, film ini tayang April 2026 serta meraih rating 46% di Rotten Tomatoes karena dianggap terlalu panjang dan penuh adegan gore.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Film horor berjudul Lee Cronin’s The Mummy resmi dirilis sebagai spinoff independen dari waralaba klasik The Mummy, menghadirkan kisah baru dengan pendekatan horor supernatural dan nuansa gelap.
  • Who?
    Film ini disutradarai dan ditulis oleh Lee Cronin, dengan produser James Wan dan Jason Blum. Pemeran utamanya menampilkan karakter jurnalis bernama Charlie Cannon serta putrinya, Katie.
  • Where?
    Pemutaran perdana berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, dengan lokasi cerita berlatar gurun Kairo, Mesir. Film juga tayang lebih awal di Indonesia.
  • When?
    Premiere digelar pada 9 April 2026 di Los Angeles, rilis serentak di Amerika Serikat pada 17 April 2026, dan tayang lebih cepat di Indonesia pada 15 April 2026.
  • Why?
    Proyek ini dibuat untuk menghidupkan kembali elemen horor klasik The Mummy, sekaligus menjadi pengisi jeda sebelum perilisan film keempat versi Stephen Sommers yang dijadwalkan tahun 2028.
  • How?
    Dibuat dengan anggaran sekitar USD 22 juta, film berdurasi 133 menit ini menampilkan dua bahasa—Inggris dan Arab
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada film baru namanya The Mummy buatan Pak Lee Cronin. Filmnya serem banget, bukan lucu atau penuh ledakan. Ceritanya tentang ayah bernama Charlie yang kehilangan anaknya, Katie, di gurun. Delapan tahun lalu Katie hilang, lalu ketemu lagi tapi jadi kayak mumi dan aneh. Sekarang filmnya sudah tayang dan ditonton banyak orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah vakum selama hanpir 10 tahun, film The Mummy kembali hadir lewat spinoff berjudul Lee Cronin’s The Mummy. Film ini berdiri independen dari seri film The Mummy dari Stephen Sommers, maupun versi Dark Universe yang gagal total.

Ditukangi oleh sutradara horor Lee Cronin, film ini menjadi stopgap sebelum nantinya film keempat The Mummy dari universe Sommers rilis di tahun 2028.

Apa yang menarik dari Lee Cronin’s The Mummy, dan apa yang membedakannya dengan film The Mummy pada umumnya?

In Article GGWP_.png


1. Kembali ke akar horor

Lee Cronin's The Mummy membawa seri The Mummy ke akar horornya. (The Hollywood Reporter)

Berbeda dari The Mummy versi Brendan Fraser atau versi Dark Universe, Lee Cronin’s The Mummy sepenuhnya diarahkan sebagai horor supernatural.

Film ini memiliki nuansa gelap dan tragis, bukan aksi komedi atau blockbuster petualangan yang penuh ledakan.

The Mummy sendiri merupakan franchise klasik dimana iterasi-iterasinya sejak tahun 1932 memiliki nuansa horor yang kuat.

2. Lahir dari otak Lee Cronin

Lee Cronin (New Scientist)

Lee Cronin, yang sebelumnya sukses dengan The Hole in the Ground dan Evil Dead Rise, menulis sekaligus menyutradarai film ini.

Di tangannya, Cronin menjadikan The Mummy sebuah proyek horor dengan gaya auteur yang menonjolkan ciri khasnya.

3. Ditangani produser film horor kenamaan

Jason Blum dan James Wan (The New York Times)

Dua maestro horor modern, James Wan dan Jason Blum, ikut terlibat sebagai produser. Mereka memiliki reputasi di bidang film horor.

James Wan merupakan salah satu kreator seri Saw, Insidious, dan The Conjuring.

Sementara itu, Jason Blum merupakan pemilik Blumhouse Productions yang merilis film horor seperti Paranormal Activity, Insidious, Split, Get Out, dan masih banyak lagi.

4. Sinopsis Lee Cronin’s The Mummy

Charlie Cannon menyelidiki kasus misterius yang menimpa anaknya. (Time)

Cerita Lee Cronin’s The Mummy menuturkan seorang jurnalis bernama Charlie Cannon, yang kehilangan putrinya, Katie di gurun Kairo.

Delapan tahun kemudian, Katie ditemukan di dalam sarkofagus dengan kondisi bagaikan mumi. Meski demikian, Charlie dan keluarganya membawa Katie pulang.

Sepulangnya mereka, Kaite bertingkah aneh bagaikan kesurupan. Charlie pun mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya.

5. Durasi panjang untuk film horor

Dengan durasi dua jam, film ini menyajikan horor yang lambat namun penuh gore. (Comics Gaming Magazine)

Lee Cronin’s The Mummy memiliki durasi sepanjang 133 menit (2 jam 14 menit), relatif panjang untuk genre horor

Durasi panjang ini memberikan efek slow burn kepada penonton, sehingga kengeriannya meresap perlahan.

6. Mengusung dua bahasa

Bahasa Inggris dan Arab digunakan di dalam filmnya. (Zoom TV)

Film ini tayang dengan mengusung dua bahasa berbeda, Inggris dan Arab.

Bahasa Inggris digunakan dalam percakapan Charlie dan tokoh-tokoh lainnya yang berasal dari Amerika Serikat.

Sementara itu, bahasa Arab lebih sering terdengar dalam setting di Mesir, utamanya yang terkait dengan artifak kuno.

7. Budget relatif kecil

Hanya dengan USD 22 juta, Lee Cronin's The Mummy dapat diproduksi. (Tales from the Paulside)

Dengan budget hanya USD 22 juta, film ini punya biaya produksi yang jauh lebih hemat dibandingkan adaptasi besar sebelumnya.

Terlepas dengan budget tersebut, Lee Cronin dapat memanfaatkan biaya produksinya untuk menciptakan film The Mummy dalam versi idealnya.

Perlu diperhatikan juga bahwa budget produksi ini belum termasuk dengan budget marketing, sehingga biaya totalnya bisa lebih besar lagi.

8. Tanggal rilis Lee Cronin’s The Mummy

Penonton Indonesia bisa menyaksikan film ini lebih cepat. (Empire)

Premiere Lee Cronin’s The Mummy berlangsung tanggal 9 April 2026 di Los Angeles, sebelum perilisan serentak di Amerika Serikat pada tanggal 17 April 2026

Sementara itu, film ini rilis lebih cepat di Indonesia, tepatnya pada tanggal 15 April 2026, untuk mengantisipasi animo penonton di kawasan Asia.

9. Performa box office Lee Cronin’s The Mummy

Lee Cronin's The Mummy diprediksi meraih keuntungan USD 13 juta di tiga hari pertama. (Geek Ireland)

Per tanggal 18 April 2026, Lee Cronin’s The Mummy sudah mendapatkan kembali keuntungan sebesar USD 1,5 juta dalam hari pembukaannya.

Film ini diproyeksi memperoleh keuntungan box office sebesar USD 13 juta dalam 3 hari pertamanya di Amerika Serikat.

10. Penuh gore, tapi terlalu panjang

Kritikus menyoroti durasi film yang panjang. (Polygon)

Lee Cronin’s The Mummy memperoleh rating 46% di Rotten Tomatoes, hasil agregasi dari 114 review dari media dan kritikus terverifikasi.

Banyak kritikus yang mengkritik durasi panjang film ini, yang dipadukan dengan nuansa gore yang sedikit berlebihan.

Editorial Team