Hasil FFCM SEA 2026 Spring: EVOS Divine dan RRQ Kazu Bertemu di Lower Bracket

- Dua tim Indonesia, EVOS Divine dan RRQ Kazu, harus memulai babak Playoff FFCM SEA 2026 Spring dari Lower Bracket setelah hasil kurang memuaskan di fase grup.
- EVOS Divine menempati posisi ketiga Grup A dengan satu kemenangan, sementara RRQ Kazu gagal meraih kemenangan sama sekali di Grup B.
- Kedua tim akan langsung bertemu di Lower Bracket Round 1, menciptakan derby Indonesia yang menentukan siapa yang lanjut atau tersingkir dari turnamen.
Perjalanan wakil Indonesia di turnamen Free Fire Clash Master Southeast Asia (FFCM SEA) 2026 Spring belum berjalan mulus. Dua tim yang membawa nama Indonesia, yakni EVOS Divine dan RRQ Kazu, harus memulai babak Playoff dari jalur Lower Bracket setelah hasil kurang memuaskan di fase grup.
Turnamen Clash Squad bergengsi ini menjadi salah satu kompetisi resmi yang masuk dalam kalender esports Garena Free Fire untuk tahun 2026. FFCM SEA 2026 Spring mempertemukan delapan tim terbaik dari Asia Tenggara dengan dua fase utama, yaitu Group Stage dan Playoff.
Sayangnya, performa kedua wakil Indonesia di fase grup tidak berjalan sesuai harapan.
Table of Content
Performa EVOS Divine di Grup A
EVOS Divine yang tergabung di Grup A harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari Thailand dan Vietnam. Dari tiga pertandingan yang dijalani, tim berjuluk Macan Putih tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan.
Hasil tersebut membuat EVOS Divine menutup fase grup di peringkat ketiga klasemen Grup A. Meski belum menunjukkan performa terbaik, mereka masih berhasil mengamankan satu tempat di babak Playoff.
Namun, EVOS harus memulai perjuangan dari Lower Bracket, yang berarti mereka tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan di fase selanjutnya.
RRQ Kazu Tanpa Kemenangan di Grup B
Nasib yang lebih berat dialami oleh RRQ Kazu di Grup B. Tim yang dikenal dengan julukan Raja dari Segala Raja tersebut gagal meraih kemenangan selama fase grup berlangsung.
RRQ Kazu menutup babak Group Stage di posisi terbawah klasemen Grup B dengan catatan 0 kemenangan dan 3 kekalahan. Hasil ini memaksa mereka untuk langsung turun ke jalur Lower Bracket saat memasuki babak Playoff.
Meski performa mereka di fase grup kurang maksimal, peluang RRQ untuk bangkit masih terbuka selama mereka mampu tampil lebih konsisten di fase gugur.

Derby Indonesia di Lower Bracket

Menariknya, perjalanan kedua tim Indonesia justru akan langsung mempertemukan mereka di babak Lower Bracket Round 1. Artinya, laga antara EVOS Divine dan RRQ Kazu akan menjadi derby Indonesia di panggung internasional.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial karena tim yang kalah harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal di FFCM SEA 2026 Spring. Sementara itu, tim pemenang masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan menuju babak berikutnya.
Dengan tekanan yang tinggi dan rivalitas panjang antara kedua organisasi esports besar Indonesia tersebut, duel EVOS Divine melawan RRQ Kazu diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak Playoff.
Kini, harapan para penggemar Free Fire Indonesia tertuju pada siapa yang mampu bertahan dan menjaga asa meraih gelar raja Clash Squad Asia Tenggara musim ini.
| Apa itu FFCM SEA 2026 Spring? | Free Fire Clash Master Southeast Asia 2026 Spring adalah turnamen mode Clash Squad di Garena Free Fire yang mempertemukan tim-tim terbaik dari Asia Tenggara untuk memperebutkan gelar juara dan total hadiah US$80.000. |
| Mengapa EVOS Divine dan RRQ Kazu turun ke Lower Bracket? | EVOS Divine dan RRQ Kazu harus memulai Playoff dari Lower Bracket karena hasil kurang maksimal di babak Group Stage, di mana EVOS hanya meraih satu kemenangan dan RRQ tidak mendapatkan kemenangan sama sekali. |
| Apakah EVOS Divine dan RRQ Kazu masih punya peluang juara? | Ya, kedua tim masih memiliki peluang untuk menjadi juara di Free Fire Clash Master Southeast Asia 2026 Spring, tetapi mereka harus melewati jalur Lower Bracket tanpa mengalami kekalahan lagi. |
| Apakah EVOS Divine akan melawan RRQ Kazu di Playoff? | Ya, EVOS Divine dan RRQ Kazu dijadwalkan bertemu di Lower Bracket Round 1, sehingga salah satu tim Indonesia dipastikan harus tersingkir lebih awal dari turnamen. |


















