Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install
For
You

ONIC Absen di Finals FFWS SEA Spring & EWC 2026, Rombak Roster Jadi Opsi?

ONIC Absen di Finals FFWS SEA Spring & EWC 2026, Rombak Roster Jadi Opsi?
Sumber: Garena Free Fire
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • ONIC gagal melaju ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring setelah finis di peringkat ke-10 fase Knockout dengan total 135 poin, sehingga kehilangan tiket menuju Esports World Cup 2026 Free Fire.
  • Analis tim, Dika, menyebut kesalahan fatal individu dan konflik internal menjadi penyebab utama performa ONIC menurun meski persiapan strategi dan mental pemain sudah matang.
  • Dika membuka kemungkinan adanya perombakan roster sebagai langkah evaluasi besar agar ONIC bisa bangkit dan tampil lebih konsisten di kompetisi Free Fire berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perjalanan ONIC di ajang Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Tim berjuluk Landak Kuning tersebut dipastikan gagal melaju ke Grand Finals setelah tidak mampu menembus enam besar pada pekan keempat babak Knockout.

Pada klasemen akhir fase Knockout, ONIC hanya mampu menempati peringkat ke-10 dengan total 135 poin. Hasil ini membuat mereka harus mengubur mimpi untuk tampil di babak Grand Finals sekaligus memperebutkan tiket menuju Esports World Cup 2026 Free Fire.

Kegagalan ini tentu menjadi pukulan bagi ONIC, mengingat mereka datang dengan ambisi besar untuk kembali bersaing di papan atas Asia Tenggara.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan ONIC di pekan keempat kemarin?

Analis ONIC, Dika, mengungkapkan bahwa secara persiapan sebenarnya tim sudah berada di jalur yang tepat.

Menurutnya, para pemain sudah memiliki kepercayaan diri, mental bertanding, serta strategi yang cukup matang untuk menghadapi pekan penentuan tersebut.

Namun dalam praktiknya di pertandingan, sejumlah kesalahan fatal justru menjadi faktor utama yang membuat performa tim tidak maksimal.

“Kita juga agak bingung, soalnya mereka tuh percaya dirinya sudah dapat, terus mentalnya sudah dapat, strategi juga sudah aman,” ujar Dika.

Ia menjelaskan bahwa ONIC sebenarnya cukup sering mendapatkan momentum lewat strategi third party atau menyerang tim lain yang sedang bertarung. Sayangnya, momentum tersebut kerap terbuang karena keputusan individu yang kurang tepat.

“Kalau bisa dilihat kita sering nge-third party atau ngebokongin tim yang lagi war. Cuma aku nggak ngerti, kesalahan kita itu di playernya sendiri. Kesalahan-kesalahannya fatal, kayak nge-gacha, kadang nge-flank sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, Dika juga menyinggung adanya sedikit konflik internal yang turut memengaruhi performa tim di dalam pertandingan.

“Kita juga ada keributan-keributan sedikit, ya kayak yang dirasakan oleh EVOS juga. Hal-hal seperti itu yang menurut aku bikin kita nggak maksimal di week keempat.”

Dengan hasil yang jauh dari target, Dika tidak menutup kemungkinan akan adanya perubahan komposisi pemain di dalam roster ONIC ke depannya.

Ia menilai bahwa beberapa kesalahan yang terjadi memang berasal dari keputusan pemain di dalam pertandingan, sehingga evaluasi besar sangat mungkin dilakukan oleh manajemen tim.

“Kalau dibilang akan rombak roster sepertinya bisa-bisa aja. Karena kesalahannya memang datang dari playernya itu sendiri,” jelas Dika.

Absennya ONIC dari Grand Finals juga membuat mereka kehilangan kesempatan untuk tampil di panggung dunia melalui Esports World Cup 2026 Free Fire.

Kini, fokus ONIC akan beralih pada proses evaluasi tim agar dapat kembali tampil lebih kuat pada kompetisi berikutnya.

Bagi Landak Kuning, kegagalan di musim ini bisa menjadi pelajaran penting untuk membangun kembali konsistensi dan mental bertanding demi kembali bersaing di level tertinggi Free Fire Asia Tenggara.

FAQ

Mengapa ONIC gagal lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring?

ONIC gagal melaju ke Grand Finals karena hanya finis di peringkat ke-10 pada babak Knockout dengan total 135 poin, sehingga tidak berhasil menembus enam besar yang berhak lolos ke final.

Apa penyebab utama performa ONIC menurun di week 4?

Menurut analis tim, Dika, ONIC sebenarnya sudah memiliki mental dan strategi yang baik. Namun, sejumlah kesalahan fatal seperti keputusan individu yang kurang tepat, flank sendiri, hingga miskomunikasi membuat performa tim tidak maksimal.

Apakah ONIC berpotensi merombak roster setelah FFWS SEA 2026 Spring?

Dika menyebut kemungkinan perombakan roster tetap terbuka. Evaluasi besar kemungkinan akan dilakukan karena beberapa kesalahan yang terjadi berasal dari keputusan pemain di dalam pertandingan.

Apakah ONIC masih bisa tampil di Esports World Cup 2026 Free Fire?

Tidak. Karena gagal lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, ONIC otomatis kehilangan kesempatan untuk memperebutkan tiket menuju Esports World Cup 2026 Free Fire.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya

Related Articles

See More