Apakah game Mobile Legends akan ditutup? Hal ini banyak ditanyakan gamers Indonesia, terutama penggemar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Belum diketahui dari mana awalnya isu ML akan ditutup ini berkembang. Di saat yang bersamaan, game mobile lainnya, Free Fire, juga diterpa isu serupa.
Isu tutupnya dua game mobile terpopuler di Tanah Air itu tentu membuat heboh para penggemar. Lalu, apakah kabar ini benar? Berikut ulasannya.
Apakah Mobile Legends Akan Ditutup?

Kabar game Mobile Legends akan ditutup ini sebenarnya sudah pernah beredar tahun lalu. Saat itu, MLBB tersandung masalah plagiarisme yang digugat RIOT.
Meski begitu, kabar tutupnya Mobile Legends saat itu terbukti tidak benar. Nyatanya, MLBB masih terus dimainkan para penggemarnya hingga saat ini.
Kali ini, isu Mobile Legends ditutup diperkirakan berkembang dari kabar Moonton diakuisisi ByteDance, perusahaan induk TikTok.
Banyak penggemar game ini bertanya-tanya soal nasib game mereka kedepannya setelah diakuisisi. Sumber anonim sebenarnya sudah mengklarifikasi hal ini.
Sumber itu membocorkan bahwa CEO Moonton, Yuan Jing, mengatakan Moonton bakal tetap beroperasi secara independen setelah diakuisisi oleh ByteDance.
Lalu Benarkah ML Tutup?
Menurut keterangan di atas, kabar Mobile Legends (ML) akan ditutup masih berupa rumor. Kabar ini sudah membuat panik pada gamers, namun belum bisa dipastikan.
Meski begitu, melihat kepopuleran Mobile Legends di Indonesia, akan sulit untuk game ini dihentikan. Pasalnya, di Maret 2021, ada 78 juta pemain yang login.
Angka tertinggi login mencapai 8 juta pemain dalam sehari. Hal itu membuat nyaris tidak mungkin menutup Mobile Legends.
Banyaknya pemain Mobile Legends tentunya berbanding lurus dengan banyaknya keuntungan yang diperoleh Moonton. Apalagi, tidak ada informasi resmi mengenai hal ini.
Bila Mobile Legends benar-benar akan dihapus, Moonton tentu akan mengumumkan hal ini di situs dan media sosial resmi mereka.
Jadi, gak usah panik, ya!

















