Sumber: Esports World Cup
Sejak awal, Esports Foundation memang memiliki visi jangka panjang untuk merotasi kota tuan rumah EWC ke berbagai belahan dunia.
Namun, kondisi regional Timur Tengah saat ini tampaknya memaksa pihak penyelenggara untuk mempercepat keputusan tersebut.
Langkah berani ini diambil setelah melalui proses evaluasi yang mendalam. Esports Foundation menegaskan bahwa pemindahan ke Paris dilakukan demi memberikan kejelasan, keamanan, dan stabilitas bagi para pemain, klub, publisher, mitra, serta penggemar di seluruh dunia.
Kendati lokasinya bergeser ke Eropa, mereka menjamin skala, struktur, dan integritas kompetitif turnamen tidak akan berkurang sedikit pun.
CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Riyadh yang telah berhasil membangun fondasi kuat bagi EWC selama beberapa musim terakhir.
"Riyadh telah membantu menjadikan Esports World Cup sebagai fenomena global dan dikenal sebagai salah satu pusat esports terdepan di dunia," ujar Ralf Reichert.
Mengenai pemilihan Paris sebagai suksesor, Ralf mengaku sangat antusias membawa komunitas esports global ke babak baru yang lebih megah.
"Paris sendiri telah menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga terbesar dunia dan dikenal sebagai pusat global untuk olahraga, budaya, dan hiburan. Dengan antusiasme para penggemar di Prancis, serta dukungan kuat yang kami terima di sana, kami sangat antusias menghadirkan komunitas esports global ke babak berikutnya dari EWC," tambahnya.
Pengumuman ini diprediksi akan semakin mendongkrak pertumbuhan audiens EWC secara global. Apalagi, berkaca pada kesuksesan edisi tahun 2025 lalu, turnamen ini mencatatkan angka statistik yang sangat fantastis:
750 Juta+ penonton di seluruh dunia.
350 Juta+ total jam tayang (hours watched).
8 Juta angka puncak penonton serentak (peak concurrent viewership).
28 Platform siaran lewat 97 mitra penyiaran di 140 negara.
Untuk edisi Paris 2026 ini, EWC dipastikan tetap mempertahankan statusnya sebagai turnamen "sultan". Sebanyak lebih dari 2.000 pemain dan 200 klub dari 100 negara akan datang ke Paris untuk bertanding di 24 game berbeda (total 25 turnamen).
Mereka semua akan saling sikut demi memperebutkan total hadiah terbesar dalam sejarah esports, yaitu senilai lebih dari USD75 juta (atau sekitar Rp1,2 Triliun!).
Apakah pergeseran takhta ke Paris ini akan membuat EWC 2026 memecahkan rekor penonton yang baru? Kita tunggu saja kemeriahannya bulan Juli nanti!
Kapan Esports World Cup (EWC) 2026 dilaksanakan? | Esports World Cup (EWC) 2026 resmi dijadwalkan berlangsung selama hampir dua bulan, mulai dari tanggal 6 Juli hingga 23 Agustus 2026. |
Di mana lokasi resmi Esports World Cup (EWC) 2026? | EWC 2026 secara resmi akan diselenggarakan di Paris, Prancis. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah kompetisi tersebut diadakan di luar kota Riyadh, Arab Saudi. |
Mengapa Esports World Cup 2026 dipindahkan ke Paris? | Esports Foundation mempercepat visi rotasi tuan rumah global mereka setelah mempertimbangkan kondisi regional saat ini. Keputusan ini diambil demi memberikan kejelasan, keamanan, dan stabilitas bagi para pemain, klub, mitra, serta penggemar. |
Berapa total hadiah Esports World Cup (EWC) 2026? | EWC 2026 Paris mempertahankan statusnya sebagai turnamen dengan prize pool fantastis, menyediakan total hadiah terbesar senilai lebih dari USD 75 juta (sekitar Rp1,2 Triliun). |