Valorant (Sumber: Riot Games)
Salah satu fitur paling menarik dalam update terbaru adalah Gauntlet: Glitched. Mode eksperimental ini memungkinkan pemain menggabungkan ability dari berbagai Agent untuk menciptakan kombinasi unik.
Gauntlet: Glitched menggunakan format delapan tim yang masing-masing berisi dua pemain. Dalam setiap ronde, pemain akan mendapatkan pilihan ability secara acak dan bisa meningkatkannya dari Level 1 hingga Level 3.
Konsep tersebut terinspirasi dari genre roguelike. Pemain tidak perlu menentukan build sejak awal pertandingan, melainkan membangunnya sedikit demi sedikit berdasarkan pilihan yang tersedia.
Setiap kekalahan akan mengurangi health tim. Jika health mencapai nol, tim akan tersingkir. Pertandingan berlangsung dalam arena yang terinspirasi dari map Valorant, tetapi telah dimodifikasi dengan elemen glitch dan dirancang khusus untuk pertarungan 2v2.
Durasi pertandingan juga dibuat lebih singkat, yakni sekitar 8 hingga 15 menit, sehingga mode ini cocok bagi pemain yang ingin merasakan pengalaman kompetitif tanpa harus menjalani pertandingan panjang.
Menariknya, kemampuan Agent dapat berubah drastis setelah ditingkatkan. Yoru's Fakeout, misalnya, dapat berkembang hingga mampu menembakkan peluru sendiri. Sementara Skye's Trailblazer bisa berubah menjadi makhluk raksasa yang mampu menghabisi lawan dalam satu gigitan.
Gekko's Wingman juga dapat berubah menjadi versi yang jauh lebih besar. Dengan kombinasi ability yang berbeda di setiap pertandingan, hampir tidak ada dua game Gauntlet: Glitched yang benar-benar sama.