Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install

4 Tim Indonesia Lolos Grand Finals FFWS SEA 2026, EVOS Divine Harus Tersingkir

4 Tim Indonesia Lolos Grand Finals FFWS SEA 2026, EVOS Divine Harus Tersingkir
FFWS SEA 2026 Fall (Sumber: Garena Free Fire Indonesia)
  • RRQ Kazu dan MBR Omega menyusul Bigetron by Vitality serta ONIC ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall, sehingga Indonesia mengirim empat wakil ke Surabaya.
  • RRQ Kazu finis kelima dengan 234 poin lewat performa konsisten, sedangkan MBR Omega finis keenam dengan 231 poin setelah meraih 104 poin dan dua Booyah pada hari terakhir.
  • EVOS Divine gagal lolos setelah berada di posisi ke-12 dengan 147 poin. Grand Finals di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, berlangsung 19–20 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Persaingan menuju Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall akhirnya menemukan 12 tim terbaik yang akan bertarung di Surabaya.

Dari empat tim Indonesia yang masih berjuang di pekan terakhir Knockout Stage, RRQ Kazu dan MBR Omega berhasil mengamankan tiket ke babak puncak, menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC yang telah lebih dulu lolos.

RRQ Kazu mengakhiri Fase Eliminasi di posisi kelima dengan koleksi 234 poin. Torehan tersebut berasal dari dua Booyah, 123 poin eliminasi, dan 111 poin placement.

Sementara itu, MBR Omega berada tepat di bawahnya dengan 231 poin, juga berkat dua Booyah, 123 poin eliminasi, dan 108 poin placement.

Keberhasilan RRQ Kazu menjadi salah satu cerita menarik pada pekan keempat. Setelah mengalami performa kurang maksimal pada pekan sebelumnya, tim berjuluk Kingdom ini mampu bangkit dan menjaga konsistensi selama tiga hari pertandingan.

RRQ Kazu mengawali hari pertama dengan 79 poin. Performa tersebut meningkat pada hari kedua ketika mereka mengoleksi 85 poin. Meski perolehan mereka turun menjadi 70 poin pada hari terakhir, akumulasi poin tersebut sudah cukup untuk membawa RRQ Kazu bertahan di zona aman dan mengamankan tiket Grand Finals.

  1. MBR Omega Tampil All-Out di Hari Terakhir

    Jika RRQ Kazu mengandalkan konsistensi, MBR Omega justru memastikan tiket Grand Finals melalui ledakan performa pada hari terakhir.

    Tim debutan Indonesia tersebut hanya mengumpulkan 68 poin pada hari pertama dan 59 poin pada hari kedua. Dengan total 127 poin, posisi MBR Omega sempat belum sepenuhnya aman untuk melaju ke babak puncak.

    Situasi berubah drastis pada hari ketiga. MBR Omega tampil agresif dan berhasil mengamankan 104 poin, termasuk dua Booyah. Tambahan tersebut menjadi momentum krusial yang membuat total perolehan mereka melonjak menjadi 231 poin sekaligus mengamankan posisi keenam klasemen akhir.

    Dengan demikian, MBR Omega berhasil membuktikan bahwa satu hari pertandingan dapat menjadi pembeda dalam persaingan ketat menuju Grand Finals.

  2. EVOS Divine Harus Turun Kasta

    Di tengah keberhasilan RRQ Kazu dan MBR Omega, EVOS Divine justru harus menerima hasil pahit. Sang juara Esports World Cup (EWC) Free Fire 2025 gagal mengamankan tiket ke Grand Finals setelah hanya finis di posisi ke-12 dengan 147 poin.

    Sepanjang tiga hari pertandingan, EVOS Divine hanya mengumpulkan 91 eliminasi dan 56 poin placement. Mereka juga tidak mampu mendapatkan satu pun Booyah.

    Performa EVOS Divine sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kesulitan sejak hari pertama. Mereka mengawali pertandingan dengan 59 poin dan berada di posisi kesembilan. Pada hari kedua, perolehan 52 poin membuat mereka turun ke posisi ke-11. Hingga hari terakhir, EVOS tidak mampu menemukan momentum untuk mengejar tim-tim di atasnya.

    Kegagalan ini menjadi pukulan tersendiri bagi EVOS Divine mengingat status mereka sebagai juara dunia. Namun, perjalanan tim seperti Team Falcons menunjukkan bahwa kegagalan di satu musim bukan berarti perjalanan harus berakhir.

    Team Falcons pernah mengalami situasi serupa. Setelah menjadi juara dunia EWC 2024 Free Fire, mereka gagal mempertahankan posisi di panggung regional hingga harus turun ke kompetisi nasional Thailand.

    Namun, Falcons mampu bangkit, menjuarai kompetisi nasional, kembali ke panggung Asia Tenggara, dan bahkan menyapu gelar FFWS SEA 2025 Fall untuk Clash Squad dan Battle Royale.

    EVOS Divine kini menghadapi tantangan serupa. Mereka harus membangun kembali kekuatan dan memanfaatkan kompetisi nasional sebagai pijakan untuk kembali ke panggung regional pada musim berikutnya.

    RRQ Kazu FFWS SEA 2026 Fall Week 4.jpg
    FFWS SEA 2026 Fall (Sumber: Garena Free Fire Indonesia)
  3. Empat Tim Indonesia Siap Bertarung di Surabaya

    Hasil pekan keempat membuat Indonesia memiliki empat wakil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Bigetron by Vitality dan ONIC lebih dahulu mengamankan tiket, sebelum kemudian diikuti RRQ Kazu dan MBR Omega.

    Berikut daftar 12 tim yang akan tampil di Grand Finals:

    Indonesia

    • Bigetron by Vitality
    • ONIC
    • RRQ Kazu
    • MBR Omega

    Thailand

    • All Gamers Global
    • Buriram United Esports
    • Team Falcons
    • Twisted Minds

    Vietnam

    • Team Flash
    • P Esports
    • GOW Esports
    • WAG

    Komposisi tersebut memperlihatkan dominasi Thailand dengan empat wakil, diikuti Indonesia dengan empat tim dan Vietnam dengan empat tim. Sementara itu, tidak ada satu pun tim Malaysia yang berhasil menembus babak Grand Finals.

    Adapun WAG mendapatkan tiket ke Grand Finals setelah Team Akke gagal untuk menyelesaikan administrasi yang diperlukan. Maka dari itu, tiket tersebut diberikan kepada tim yang menduduki posisi ketujuh pada papan klasemen, di mana, ditempati oleh WAG.

    Overall Standing FFWS SEA 2026 Fall Week 4.jpg
    FFWS SEA 2026 Fall (Sumber: Garena Free Fire Indonesia)
  4. Surabaya Kembali Jadi Panggung FFWS SEA

    Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan menjadi momentum spesial bagi penggemar Free Fire di Surabaya. Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah FFWS SEA 2024 Fall, kota tersebut kembali mendapatkan kesempatan menyambut panggung kompetitif Free Fire Asia Tenggara.

    Babak puncak akan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Hari pertama akan menggunakan format Point Rush, sedangkan penentuan juara pada hari kedua menggunakan format Champion Rush.

    Penggemar yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung juga dapat membeli tiket melalui Loket. Tersedia dua pilihan tiket, yakni Tier A seharga Rp50.000 dengan enam merchandise eksklusif, serta Tier B seharga Rp20.000 dengan lima merchandise eksklusif.

    Kini, 12 tim terbaik Asia Tenggara akan beradu strategi, eliminasi, dan Booyah untuk memperebutkan gelar juara FFWS SEA 2026 Fall. Dengan empat wakil Indonesia yang siap tampil di kandang sendiri, panggung Surabaya dipastikan menjadi salah satu pertarungan Free Fire paling menarik untuk disaksikan.

    Top up game favoritmu sekarang lebih mudah dan hemat lewat GGWP Top Up. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, sampai game-game lain favoritmu. Buktiin murahnya top up di GGWP Top Up.

    FAQ

    Tim Indonesia apa saja yang lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall?

    Empat tim Indonesia yang lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall adalah Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega.

    Mengapa EVOS Divine tidak lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall?

    EVOS Divine finis di posisi ke-12 klasemen Fase Eliminasi dengan 147 poin. Sepanjang tiga hari pertandingan, EVOS tidak mendapatkan Booyah dan hanya mengumpulkan 91 eliminasi serta 56 poin placement.

    Kapan dan di mana Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall digelar?

    Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Hari pertama menggunakan format Point Rush, sedangkan hari kedua memakai format Champion Rush.

    Berapa tim yang bertanding di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall?

    Sebanyak 12 tim akan bertanding di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Komposisinya terdiri dari lima tim Thailand, empat tim Indonesia, dan tiga tim Vietnam.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More