Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

10 Game dengan Ending Terbaik Sepanjang Masa

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)
Intinya sih...
  • God of War (2018) mengubah identitas Kratos menjadi seorang ayah yang mencoba memahami anaknya, Atreus.
  • Braid mengungkap fakta mengejutkan tentang sang protagonis, Tim, dan mendorong pemain berpikir dan berdiskusi.
  • Metal Gear Solid 3: Snake Eater memaksa pemain membunuh mentor Snake, The Boss, dengan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam dunia game, ending bukan sekadar penutup cerita. Ia adalah momen penentuan yang bisa mengubah seluruh pengalaman bermain, bahkan bertahan lama di ingatan pemain. Ada ending yang bikin lega, ada yang menghancurkan perasaan, dan ada juga yang memancing diskusi bertahun-tahun setelah game tamat.

Kita akan membahas 10 game dengan ending terbaik sepanjang masa, bukan hanya karena plot twist-nya, tapi juga karena dampak emosional dan makna mendalam yang ditinggalkannya.

1. God of War (2018)

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Reboot God of War tahun 2018 berhasil mengubah total identitas seri ini tanpa kehilangan jiwanya. Kali ini, Kratos tidak lagi sekadar dewa pemarah yang membantai musuh, melainkan seorang ayah yang mencoba memahami anaknya, Atreus.

Perjalanan mereka untuk menunaikan wasiat sang istri membawa konflik mitologis, namun inti ceritanya tetap pada hubungan ayah dan anak.

Ending game ini terasa sangat personal. Setelah mengalahkan Baldur, Kratos dan Atreus mencapai puncak tertinggi di Jotunheim untuk menyebarkan abu sang ibu.

Momen tersebut sederhana, sunyi, namun penuh emosi. Tidak ada ledakan besar atau kemenangan heroik, hanya refleksi, penerimaan, dan awal baru. Sebuah penutup yang matang dan sangat manusiawi.

2. Braid

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Di permukaan, Braid tampak seperti game platformer biasa dengan misi menyelamatkan seorang putri. Namun, semakin jauh dimainkan, semakin terasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Ending game ini mengungkap fakta mengejutkan: justru sang protagonis, Tim, adalah sosok yang selama ini dikejar dan dihindari oleh sang putri.

Twist tersebut memaksa pemain meninjau ulang seluruh perjalanan yang sudah dilalui.

Banyak interpretasi muncul, termasuk teori bahwa cerita Braid adalah metafora tentang bom atom dan penyesalan ilmuwan di baliknya.

Ending ini tidak memberi jawaban pasti, tapi justru mendorong pemain berpikir dan berdiskusi. Itulah kekuatan Braid, sederhana secara gameplay, kompleks secara makna.

3. Metal Gear Solid 3: Snake Eater

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Karya Hideo Kojima ini dikenal dengan cerita politik dan emosi yang berat, dan ending Metal Gear Solid 3: Snake Eater adalah salah satu yang paling menyayat hati.

Pemain dipaksa membunuh The Boss, mentor sekaligus figur ibu bagi Snake. Yang membuatnya lebih brutal, pemain sendirilah yang harus menekan tombol untuk menarik pelatuk.

Belakangan terungkap bahwa The Boss sebenarnya bukan pengkhianat, melainkan pahlawan yang mengorbankan reputasi dan nyawanya demi negaranya.

Kesadaran ini membuat ending terasa pahit dan tragis. Tidak ada kemenangan sejati, hanya kesedihan dan rasa kehilangan. Sebuah penutup yang menegaskan bahwa perang selalu menelan korban, bahkan dari mereka yang paling setia.

4. Batman: Arkham City

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Rivalitas Batman dan Joker adalah salah satu konflik paling ikonik dalam sejarah pop culture.

Karena itu, ending Batman: Arkham City terasa begitu mengejutkan ketika Joker benar-benar mati. Tidak ada trik, tidak ada kebangkitan mendadak. Joker pergi untuk selamanya.

Keputusan Rocksteady untuk mengakhiri konflik legendaris ini terasa berani. Ending tersebut memperlihatkan sisi Batman yang jarang dieksplorasi: penyesalan. Meski Joker adalah musuh bebuyutannya, kematian itu tetap meninggalkan kehampaan. Penutup ini memperkuat tema moral Batman dan menunjukkan bahwa kemenangan tidak selalu membawa kelegaan. Sebuah akhir yang berani dan berkesan.

5. Shadow of the Colossus

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Game ini dikenal dengan narasi minimalis namun penuh makna. Wander melakukan perjalanan berbahaya demi menghidupkan kembali Mono, kekasihnya. Ia mengalahkan para Colossi tanpa benar-benar memahami konsekuensinya.

Ending Shadow of the Colossus mengungkap kebenaran pahit: Wander hanyalah alat bagi Dormin. Setiap Colossus yang dikalahkan memperkuat Dormin dan melemahkan Wander. Pada akhirnya, Wander dikalahkan dan berubah menjadi bayi bertanduk, sementara Mono hidup kembali.

Ending ini tragis, ambigu, dan penuh simbolisme. Ia mempertanyakan harga sebuah pengorbanan dan makna cinta yang egois.

6. Portal 2

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Berbeda dari game lain yang mengandalkan kejutan besar, Portal 2 menawarkan ending yang hangat dan memuaskan.

Hubungan pemain dengan GLaDOS berkembang secara unik, dari musuh menjadi sekutu yang ambigu.

Alih-alih twist gelap, ending Portal 2 terasa lebih “manusiawi”. Ada humor, kelegaan, dan rasa penutup yang utuh. Lagu penutup dan momen kebebasan protagonis menjadi simbol pelepasan dari eksperimen tanpa akhir. Ending ini menunjukkan bahwa sebuah game bisa meninggalkan kesan mendalam tanpa harus menghancurkan emosi pemain.

7. The Walking Dead (Season 1)

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Game ini membangun ikatan emosional secara perlahan antara Lee dan Clementine. Ketika Lee digigit zombie di akhir cerita, pemain dihadapkan pada keputusan paling menyakitkan: membiarkannya berubah atau meminta Clementine mengakhiri hidupnya.

Ending ini sangat personal karena pilihan sepenuhnya ada di tangan pemain. Tidak ada jawaban benar atau salah, hanya konsekuensi emosional. Momen ini menjadi salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah game naratif, membuktikan bahwa interaktivitas bisa membuat cerita jauh lebih menghantam.

8. Journey

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Tanpa dialog dan narasi eksplisit, Journey berhasil menyampaikan pengalaman spiritual yang luar biasa. Ending-nya tidak bergantung pada twist, melainkan pada perjalanan emosional pemain.

Saat karakter membeku di tengah badai salju, harapan seakan lenyap. Namun kebangkitan dan pendakian terakhir menuju puncak gunung menjadi momen visual yang memukau. Ending Journey terasa seperti metafora kehidupan: jatuh, bangkit, dan melanjutkan perjalanan. Sederhana, indah, dan sangat menyentuh.

9. Silent Hill 2

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Ending Silent Hill 2 menjadi legenda karena kedalaman psikologisnya. Pengungkapan bahwa James membunuh istrinya sendiri sudah cukup mengejutkan, namun game ini melangkah lebih jauh dengan menghadirkan beberapa ending berbeda.

Setiap ending mencerminkan kondisi mental dan motivasi James. Pemain secara tidak langsung “membentuk” akhir cerita melalui cara bermain mereka. Pendekatan ini membuat cerita terasa personal dan menghantui. Bahkan bertahun-tahun setelah rilis, ending Silent Hill 2 masih sering dibahas dan dianalisis.

10. The Last of Us

Game dengan Ending Terbaik
Game dengan Ending Terbaik (thegamer.com)

Ending The Last of Us adalah definisi dilema moral. Joel harus memilih antara menyelamatkan Ellie atau menyelamatkan umat manusia. Keputusannya untuk memilih Ellie, lalu berbohong kepadanya, menjadi penutup yang sangat kuat.

Tidak ada jawaban benar. Ending ini memaksa pemain mempertanyakan moralitas, cinta, dan egoisme. Justru karena ambigu dan emosional, ending The Last of Us menjadi salah satu yang paling diingat sepanjang masa.

Ending yang kuat mampu mengangkat sebuah game dari sekadar hiburan menjadi pengalaman emosional yang tak terlupakan. Sepuluh game di atas membuktikan bahwa penutup cerita yang berani, jujur, dan bermakna bisa meninggalkan dampak jangka panjang bagi pemain.

Dari tragedi, pengorbanan, hingga dilema moral, ending terbaik bukan selalu yang paling bahagia, melainkan yang paling membekas di hati dan pikiran.

FAQ Singkat Game dengan Ending Terbaik

1. Apakah ending terbaik selalu harus sedih?

Tidak. Ending terbaik adalah yang paling relevan dan berdampak, entah itu bahagia, pahit, atau ambigu.

2. Kenapa banyak ending game terasa ambigu?

Karena ambiguitas memancing diskusi dan interpretasi pemain.

3. Apakah game modern lebih unggul soal ending?

Tidak selalu. Banyak game klasik justru punya ending yang lebih berani dan ikonik.

4. Ending pilihan pemain lebih baik atau linear?

Tergantung selera. Keduanya bisa sama kuat jika dieksekusi dengan baik.

5. Ending game bisa memengaruhi replay value?

Jelas. Multiple ending sering mendorong pemain untuk bermain ulang.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani
Follow Us

Latest in Gaming

See More

10 Game dengan Ending Terbaik Sepanjang Masa

04 Feb 2026, 20:00 WIBGaming