Hard disk yang terformat oleh game Hypervision. (Facebook)
Agar Hypervisor dapat dijalankan, beberapa fitur keamanan Windows dalam segmen Virtualization-based Security (VBS) harus dimatikan. Beberapa fitur ini diantaranya adalah Memory Integrity (HVCI), Credential Guard, Windows Hello, dan System Guard (Secure Launch).
Dengan mematikan fitur keamanan di atas, komputer akan sangat rentan terhadap serangan virus atau malware. Hal ini dikarenakan, lapisan paling dalam Windows terbuka lebar dan akan sangat mudah disusupi oleh aktor jahat.
Salah satu virus yang sangat berbahaya adalah Remote Access Trojan (RAT), yang dapat mencuri akun website yang login di dalam web browser, atau mengunci isi konten hard disk kamu.
Bahkan jika kamu sangat berhati-hati dalam membuka website saat Hypervisor aktif, jika alur instalasi Hypervisor diabaikan, maka hard disk akan terformat oleh data game Hypervisor yang ingin dimainkan.
Karena itulah kita sering melihat kasus gamer yang mengeluh hard disk mereka terformat karena gagal mengikuti instruksi Hypervisor. Jika sudah begini, tak ada cara lain selain meng-install ulang komputer dengan memformat hard disk yang terdampak.
Selain itu, mematikan sistem keamanan Windows di atas akan memblokir akses ke game menggunakan sistem anticheat (contoh game multiplayer dari EA atau Riot Games). Untungnya, perubahan sistem keamanan dari Hypervisor masih bisa dikembalikan.