Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install

Seganas Dunia Nyata? Pakar Survival Sebut Gurun Dune: Awakening Sangat Realistis

Seganas Dunia Nyata? Pakar Survival Sebut Gurun Dune: Awakening Sangat Realistis
Dune: Awakening (Dok. Funcom)
  • Pakar survival John Hudson menilai formasi bebatuan dan tantangan gurun di Dune: Awakening memiliki kemiripan kuat dengan kondisi nyata, terutama erosi angin, panas ekstrem, dan kebutuhan perlindungan.
  • Gameplay menuntut pemain mengelola air serta sumber daya, mempersiapkan perjalanan, menghadapi badai pasir dan sandworm, lalu menentukan kapan melanjutkan perjalanan atau mencari tempat aman.
  • Game open-world survival garapan Funcom ini sudah tersedia di PC dan dijadwalkan hadir di konsol pada 22 September 2026, dengan akses awal edisi tertentu mulai 17 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Arrakis bukan tempat yang ramah bagi manusia. Planet gurun dalam Dune: Awakening menghadirkan lingkungan ekstrem yang memaksa pemain untuk terus memikirkan cara bertahan hidup, mulai dari menjaga persediaan air hingga mencari tempat berlindung dari panas dan badai pasir.

Namun, seberapa realistiskah kondisi gurun yang digambarkan dalam game tersebut jika dibandingkan dengan dunia nyata?

Pertanyaan tersebut coba dijawab oleh John Hudson, Chief Survival Instructor & Consultant militer Inggris, melalui sebuah video khusus terbaru.

Berbekal pengalaman merancang dan menjalankan pelatihan survival di berbagai lingkungan ekstrem, termasuk gurun, Hudson mengulas sejumlah tantangan yang harus dihadapi pemain ketika menjelajahi Arrakis.

Menurut Hudson, sejumlah elemen lingkungan dalam Dune: Awakening memiliki kemiripan dengan kondisi gurun di dunia nyata. Salah satu hal yang paling menarik perhatiannya adalah formasi bebatuan yang tersebar di berbagai wilayah Arrakis.

“Formasi bebatuan yang dibangun oleh tim Dune: Awakening terlihat sangat realistis,” ujar Hudson.

“Bebatuan tersebut terlihat seperti telah terkikis oleh badai pasir dan dibentuk oleh angin. Namun, di sela-selanya, masih terlihat harapan untuk menemukan tempat berlindung.”

  1. Bertahan Hidup di Tengah Panas Ekstrem Arrakis

    Bagi Hudson, gurun bukan sekadar wilayah luas yang dipenuhi pasir. Lingkungan seperti ini memiliki berbagai ancaman yang harus diperhitungkan, terutama panas ekstrem, paparan sinar matahari, serta keterbatasan air.

    Prinsip yang sama juga diterapkan dalam Dune: Awakening. Pemain tidak bisa sembarangan menjelajahi Arrakis tanpa persiapan.

    Setiap perjalanan membutuhkan perhitungan matang, termasuk memastikan persediaan sumber daya mencukupi dan mengetahui lokasi yang dapat digunakan sebagai tempat perlindungan.

    Menghemat air menjadi salah satu aspek penting. Di tengah lingkungan yang begitu kering, persediaan cairan tubuh maupun sumber daya yang tersedia harus dikelola secara cermat agar perjalanan tidak berubah menjadi situasi yang mengancam nyawa.

    Selain panas, badai pasir menjadi ancaman lain yang tidak boleh diremehkan. Kondisi tersebut dapat mengubah perjalanan biasa menjadi situasi survival yang membutuhkan keputusan cepat. Pemain perlu mengetahui kapan harus melanjutkan perjalanan dan kapan mencari perlindungan.

  2. Arrakis Bukan Sekadar Latar Dunia Game

    Salah satu hal yang membuat pendekatan survival Dune: Awakening menarik adalah bagaimana lingkungan Arrakis menjadi bagian penting dari gameplay, bukan hanya sekadar latar visual.

    Pemain dituntut untuk beradaptasi dengan kondisi sekitar. Membangun tempat berlindung, mengelola sumber daya, mempersiapkan perjalanan, hingga membentuk aliansi dengan pemain lain menjadi bagian dari upaya untuk tetap bertahan hidup.

    Kerja sama kelompok juga memiliki peranan penting. Dalam kondisi ekstrem, membawa seluruh kebutuhan seorang diri bukan selalu pilihan terbaik. Koordinasi dengan anggota kelompok dapat membantu pemain mengumpulkan dan membawa sumber daya yang dibutuhkan selama menjelajahi Arrakis.

    Dengan begitu, kemampuan bertahan hidup tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertarung. Pemain juga harus mampu membaca lingkungan, mengatur persediaan, mengambil keputusan, serta bekerja sama dengan pemain lain.

    Tentu saja, ancaman di Arrakis tidak berhenti pada lingkungan ekstrem. Pemain juga harus berhadapan dengan sandworm, cacing pasir raksasa yang menjadi salah satu penghuni paling berbahaya di planet tersebut.

    Kehadiran sandworm membuat perjalanan di gurun terasa semakin tidak terduga. Pemain bukan hanya harus memikirkan kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, tetapi juga harus mempertimbangkan berbagai ancaman yang bisa muncul ketika menjelajahi wilayah terbuka.

  3. Dune: Awakening Segera Hadir di Konsol

    Dune: Awakening merupakan game open-world survival besutan Funcom yang terinspirasi dari novel fiksi ilmiah legendaris karya Frank Herbert serta film-film Dune dari Legendary Entertainment.

    Game ini sebelumnya telah hadir di PC dan akan memperluas jangkauannya ke platform konsol pada 22 September 2026. Sementara itu, pemilik Deluxe Edition dan Ultimate Edition dapat memainkan game tersebut lebih awal mulai 17 September 2026.

    Kehadiran versi konsol juga menjadi kesempatan bagi pemain baru untuk merasakan pengalaman survival di Arrakis. Pemain konsol akan mendapatkan berbagai tambahan konten dan penyempurnaan yang telah diperkenalkan sejak perilisan versi PC.

    Tidak hanya itu, konten dan pembaruan baru juga dijadwalkan hadir pada September 2026, sehingga pengalaman pemain di konsol akan mencakup berbagai peningkatan yang telah dikembangkan sejak game pertama kali diluncurkan.

    Dengan gambaran lingkungan yang disebut John Hudson sangat realistis, Dune: Awakening tampaknya ingin membuat pemain benar-benar merasakan bagaimana sulitnya bertahan hidup di Arrakis. Di planet yang dipenuhi panas ekstrem, badai pasir, keterbatasan sumber daya, dan sandworm, setiap perjalanan membutuhkan persiapan.

    Pada akhirnya, bertahan hidup di Arrakis bukan hanya soal seberapa kuat karakter yang dimainkan. Pemain juga harus mampu memahami lingkungan, mengelola sumber daya, menemukan perlindungan, dan bekerja sama dengan kelompok. Justru kombinasi berbagai elemen tersebut yang membuat Arrakis terasa seperti dunia hidup yang terus menguji kemampuan survival pemain.

    Top up game favoritmu sekarang lebih mudah dan hemat lewat GGWP Top Up. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, sampai game-game lain favoritmu. Buktiin murahnya top up di GGWP Top Up.

    FAQ

    Apa yang membuat Arrakis di Dune: Awakening terasa realistis?

    Arrakis dalam Dune: Awakening menghadirkan lingkungan gurun ekstrem dengan formasi bebatuan, badai pasir, panas, serta keterbatasan sumber daya. Menurut pakar survival John Hudson, sejumlah elemen tersebut terlihat sangat realistis dan mencerminkan kondisi gurun di dunia nyata.

    Bagaimana cara bertahan hidup di Arrakis dalam Dune: Awakening?

    Pemain perlu mengelola persediaan air dan sumber daya, melindungi diri dari panas dan sinar matahari, mencari tempat berlindung ketika badai pasir datang, serta mempersiapkan setiap perjalanan dengan matang.

    Apakah pemain bisa bekerja sama di Dune: Awakening?

    Ya. Kerja sama menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman survival di Dune: Awakening. Pemain dapat membentuk aliansi dan berkoordinasi dengan anggota kelompok untuk mengumpulkan serta mengelola sumber daya.

    Kapan Dune: Awakening dirilis di konsol?

    Dune: Awakening akan dirilis untuk konsol pada 22 September 2026. Pemilik Deluxe Edition dan Ultimate Edition dapat mulai bermain lebih awal pada 17 September 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More