Dunia Dune selalu menggambarkan Arrakis sebagai tempat yang ekstrem. Hamparan gurun tanpa ujung, panas yang mematikan, minimnya sumber air, badai pasir, hingga keberadaan Sandworm membuat planet ini menjadi salah satu tempat yang rasanya tidak ingin kita kunjungi di dunia nyata.
Namun, bagaimana jika kita justru diberikan kesempatan untuk hidup di sana?
Konsep inilah yang coba ditawarkan Funcom melalui Dune: Awakening. Alih-alih membawa franchise Dune menjadi game action yang hanya berfokus pada konflik House Atreides dan House Harkonnen, game ini memilih pendekatan open world survival.
Pemain tidak sekadar datang ke Arrakis untuk menyelesaikan misi. Kita harus belajar bagaimana caranya bertahan hidup di planet yang seolah-olah sejak awal memang tidak menginginkan kehadiran manusia.
Dan justru di sinilah daya tarik terbesar Dune: Awakening berada.
