Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

ONIC Angkat Trofi Free Fire Battle Rush Series 2026

ONIC Angkat Trofi Free Fire Battle Rush Series 2026
Sumber: Garena Free Fire
Intinya sih...
  • ONIC sukses rebut gelar juara perdana di ajang Free Fire Battle Rush Series 2026 setelah mengunci Booyah pada ronde keenam babak Grand Final.
  • FFBRS 2026 diikuti 12 tim dari berbagai latar belakang, termasuk tim profesional, semi-profesional, hingga komunitas, menunjukkan format inklusif turnamen ini.
  • Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (AFM), menilai gelar ini sebagai modal penting jelang kompetisi internasional berikutnya dan menyoroti kualitas tim nasional yang semakin merata.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dominasi kembali ditunjukkan ONIC di skena kompetitif Free Fire Indonesia. Tim berjuluk Landak Kuning itu sukses merebut gelar juara perdana di ajang Free Fire Battle Rush Series (FFBRS) 2026 setelah mengunci Booyah pada ronde keenam babak Grand Final, Minggu (15/02/2026).

Kemenangan tersebut terasa spesial karena ONIC memastikan gelar lewat format Champion Rush, sebuah sistem yang menuntut konsistensi sekaligus ketenangan dalam menutup pertandingan.

Tambahan trofi ini sekaligus memperpanjang daftar prestasi impresif ONIC, yang sebelumnya tampil gemilang di Free Fire World Series Southeast Asia 2025 Spring serta menyumbang medali perak untuk nomor esports Free Fire di SEA Games 2025.

FFBRS 2026 merupakan turnamen pramusim yang dirancang sebagai panggung pemanasan sebelum musim kompetitif utama dimulai. Digelar sejak 31 Januari selama tiga pekan, ajang ini diikuti 12 tim dari berbagai latar belakang—mulai dari tim profesional, semi-profesional, hingga komunitas.

Nama-nama besar seperti ONIC dan EVOS Divine yang merupakan tim langganan panggung Asia Tenggara, turut bersaing dengan tim Nusantara Series seperti Dewa United, hingga tim pelajar SMAN 5 Ambon yang sebelumnya menjuarai Garena Youth Championship 2025 Free Fire.

Format inklusif ini menjadi nilai lebih FFBRS 2026. Turnamen ini bukan hanya ajang pemanasan bagi tim papan atas, tetapi juga ruang pembuktian bagi tim-tim jalur nasional dan pelajar untuk mengasah mental, strategi, serta kemampuan adaptasi menghadapi tekanan melawan tim elite.

Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (AFM), menilai gelar ini sebagai modal penting jelang kompetisi internasional berikutnya.

“Dari hasil turnamen ini saya ingin anak-anak mampu beradaptasi dengan lebih baik salah satunya dengan melawan tim-tim yang belum pernah kita lawan di turnamen ini. Tentu, saat kita kembali bertanding di turnamen internasional ONIC juga harus mampu kembali beradaptasi dengan lawan yang ada di panggung FFWS SEA,” ungkap AFM.

Menurutnya, kualitas tim nasional saat ini sebenarnya sangat merata. Ia bahkan menilai beberapa tim dari Free Fire Nusantara Series memiliki kemampuan individu yang tak kalah dari tim-tim yang sudah tampil di panggung internasional seperti RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality.

“Secara skill individu, tim seperti Vesakha dan Sriwijaya dari FFNS sebenarnya sudah setara dengan kami di FFWS SEA. Perbedaannya ada pada aspek gameplay dan pengambilan objektif, seperti cara mereka membaca pergerakan zona dan menentukan momentum untuk menyerang,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem kompetitif Free Fire Indonesia kini semakin kompetitif dan matang, dengan jarak kualitas yang semakin tipis antar level.

Overall Standing Free Fire Battle Rush.jpg
Sumber: Garena Free Fire

Babak Grand Final FFBRS 2026 berlangsung sengit sejak game pertama. ONIC harus bersaing ketat dengan EVOS Divine yang tampil jauh lebih solid setelah sempat terseok di pekan terakhir babak reguler.

Selain itu, Dewa United Horus dan Bigetron Vitality juga menjadi ancaman nyata. Dengan format Champion Rush, peluang juara tetap terbuka bagi tim mana pun yang berhasil mengamankan match point dan menutup laga dengan Booyah.

Momentum krusial datang ketika ONIC berhasil mengamankan status Champion Rush lebih dulu. Tekanan pun memuncak di ronde keenam.

Dalam situasi late game yang penuh perhitungan, ONIC tampil disiplin dalam rotasi zona dan eksekusi team fight. Hasilnya, Booyah berhasil diamankan dan gelar juara resmi menjadi milik mereka.

EVOS Divine harus puas finis di peringkat kedua dengan total 101 poin, disusul Dewa United Horus di posisi ketiga.

Gelar FFBRS 2026 memang “hanya” turnamen pramusim, namun kemenangan ini mengirim pesan tegas: ONIC masih menjadi salah satu kekuatan utama Free Fire Indonesia dan Asia Tenggara.

Dengan persaingan yang semakin merata dan banyaknya tim nasional yang menunjukkan peningkatan signifikan, musim kompetitif Free Fire di 2026 dipastikan akan berlangsung lebih panas.

FAQ

Apa itu Free Fire Battle Rush Series (FFBRS) 2026?

Free Fire Battle Rush Series (FFBRS) 2026 adalah turnamen pramusim Free Fire yang mempertemukan 12 tim profesional, semi-profesional, hingga komunitas. Ajang ini digelar selama tiga pekan sebagai pemanasan sebelum musim kompetitif utama dimulai.

Bagaimana ONIC memastikan gelar juara di FFBRS 2026?

ONIC mengunci gelar lewat format Champion Rush dengan meraih Booyah pada ronde keenam Grand Final. Setelah mengamankan status match point, mereka tampil disiplin di fase late game dan memastikan kemenangan penentu.

Siapa saja tim yang menjadi pesaing utama ONIC di Grand Final?

ONIC mendapat perlawanan sengit dari EVOS Divine yang finis di posisi kedua dengan 101 poin, serta Dewa United Horus di peringkat ketiga. Selain itu, tim seperti Bigetron Vitality juga sempat menjadi ancaman dalam perebutan Champion Rush.

Apa arti kemenangan ini bagi ONIC?

Gelar FFBRS 2026 menjadi modal penting bagi ONIC jelang kompetisi regional seperti Free Fire World Series Southeast Asia. Kemenangan ini menunjukkan konsistensi performa mereka sekaligus mempertegas status ONIC sebagai salah satu kekuatan utama Free Fire Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya
Follow Us

Latest in Esports

See More

VCT Masters Santiago 2026: Jadwal, Prize Pool, dan Daftar Tim Peserta

18 Feb 2026, 16:00 WIBEsports