Clarity Update Kronologi Dirinya Dilarang Main di Grand Final PBLL 2020

Indri Sherlyana atau yang dikenal dengan nama Clarity memberikan perkembangan mengenai dirinya yang dilarang main di Grand Final PBLL 2020.
Melalui beberapa postingan yang ada di media sosial miliknya, pro player Point Blank tersebut membagikan perkembangan serta proses yang sudah terjadi dan alasan hingga dirinya dilarang bertanding.
Dimulai dari postingan dirinya yang sebelumnya diberitakan, Indri menjelaskan beberapa poin yang diterima mengenai pelarangan dirinya bermain di grand final PBLL 2020.
Berikut perkembangan kronologi yang diungkap Clarity melalui postingan di media sosial miliknya.
Clarity Ungkap Ada Tim Lain Tidak Bersedia
Pada tanggal 21 Oktober 2020 kemarin, Indri memposting informasi dari dirinya perihal perkembangan atau update dari proses yang dia jalani yaitu komunikasi dengan Zepetto.
Mental < 0Good luck mbak jago ?Posted by Indri Sherlyana Tunggal on Wednesday, 21 October 2020
Dalam informasinya, solusi dari permasalahan yang dihadapi adalah menanyakan kesediaan tim lawan yang akan bertanding di grand final.

Disebutkan bahwa ada yang keberatan yaitu 4 tim dan 1 tim memilih menyikapi dengan netral.
Dugaan Pertanyaan tidak netral ke tim
Pada postingan berikutnya, pemain bernama Clarity tersebut mengunggah bahwa dirinya memiliki bukti adanya dugaan pertanyaan yang tidak netral.
Baruuuu lagi dapet bukti.Hayolo, mau ngaku atau open discuss lagi disini?Voice note sudah ditangan, siap di bahas.Posted by Indri Sherlyana Tunggal on Wednesday, 21 October 2020
Kamu bisa lihat postingan di bawah ini.

Terakhir, pada hari ini (22/10), Clarity memposting perihal agreement yang diduga tidak netral.
Sudah2, yang mau benci aku silahkan. #FightForEsportIndo #FightForJusticePosted by Indri Sherlyana Tunggal on Wednesday, 21 October 2020



Selanjutnya dia juga mengatakan menutup kasus dengan adanya kronologi sepenuhnya dari yang dia alami.

















