- Apakah Zootopia 2 cocok untuk anak-anak?
Ya, meski ada tema berat, film tetap aman dan menyenangkan untuk keluarga. Apakah hubungan Judy dan Nick berkembang di film ini?
Ya, chemistry mereka semakin dalam dan emosional.Siapa karakter baru paling menonjol?
Gary De’Snake mendapat banyak pujian berkat karakterisasi dan akting vokalnya.Apakah film ini lebih gelap dari film pertama?
Beberapa bagian terasa lebih serius, tetapi humor tetap mendominasi.Apakah akan ada Zootopia 3?
Ya, mid-credit scene jelas mengisyaratkan kelanjutan cerita.
Review Zootopia 2, Petualangan Para Hewan Berlanjut!

- Cerita yang Lebih Gelap namun Tetap Penuh HumorZootopia 2 melanjutkan kisah Judy Hopps dan Nick Wilde dengan misteri baru dan tema lebih kelam, tetapi humor khas Zootopia tetap hadir.
- Animasi, Aksi, dan Pacing yang Lebih TajamPerkembangan teknologi animasi terasa di Zootopia 2 dengan dunia yang lebih detail dan aksi film yang bergerak cepat.
- Karakter Baru yang Mencuri PerhatianSekuel ini memperkenalkan karakter baru yang kuat seperti Gary De'Snake, keluarga lynx korup, dan Nibbles Maplestick sang berang-berang rakus.
Zootopia 2 hadir sebagai kelanjutan petualangan Judy Hopps dan Nick Wilde, membawa kembali humor cerdas, visual penuh warna, serta isu sosial yang menjadi ciri khas franchise ini.
Sekuel ini bukan hanya memuaskan rasa rindu penggemar, tetapi juga memperluas dunia Zootopia dengan karakter baru, misteri segar, dan dinamika hubungan yang makin matang. Meski dikemas sebagai tontonan keluarga, film ini tetap menyuguhkan kritik sosial relevan yang bisa dinikmati semua usia.
Sinopsis Zootopia 2 (2025)

Setelah sembilan tahun sejak film pertama, kota Zootopia merayakan Zootenial Gala, sebuah pesta megah memperingati 100 tahun berdirinya kota penuh keragaman ini.
Judy Hopps dan Nick Wilde, duo polisi kelinci dan rubah, ditugaskan menyelidiki kasus aneh setelah ditemukan sehelai kulit ular misterius. Penyelidikan membawa mereka ke acara gala tersebut.
Seekor ular pit viper bernama Gary De’Snake menculik kepala keluarga penyelenggara gala serta sebuah jurnal kuno yang menyimpan rahasia besar.
Untuk mengungkap kebenaran, Judy dan Nick harus menyamar ke wilayah baru bernama Marsh Market, sebuah daerah pinggiran Zootopia yang penuh karakter unik dan berbahaya
| Producer | Yvett Merino |
| Writer | Jared Bush |
| Age Rating | SU |
| Genre | Komedi, Petualangan |
| Duration | 108 Minutes |
| Release Date | 26-11-2025 |
| Theme | Buddy Cop, Animal |
| Production House | Walt Disney Animation Studios |
| Where to Watch | Bioskop |
| Cast | Ginnifer Goodwin, Jason Bateman, Ke Huy Quan, Fortune Feimster |
Trailer Zootopia 2 (2025)
Cerita yang Lebih Gelap namun Tetap Penuh Humor

Zootopia 2 melanjutkan kisah tepat setelah film pertama, mempertemukan lagi duo ikonik, Judy Hopps si kelinci ambisius dan Nick Wilde si rubah licin namun berhati baik. Misteri baru dimulai ketika muncul kabar tentang kemunculan ular pertama di Zootopia setelah puluhan tahun. Seperti biasa, investigasi mereka membuka masalah lebih besar dari yang dibayangkan.
Meski berlabel film keluarga, sekuel ini membawa tema lebih kelam: korupsi, rasisme, manipulasi sejarah, hingga tekanan generasi. Namun humor khas Zootopia tetap hadir lewat puns hewan yang cerdik, aksi slapstick, dan percakapan witty yang membuat suasana tidak pernah terasa berat atau muram terlalu lama.
Animasi, Aksi, dan Pacing yang Lebih Tajam

Satu dekade perkembangan teknologi animasi benar-benar terasa di Zootopia 2. Dunia yang sebelumnya sudah cantik kini menjadi jauh lebih detail, termasuk pencahayaan dinamis, tekstur bulu, hingga desain lokasi baru seperti tundra berbadai dan rumah mewah keluarga lynx. Salah satu adegan yang paling menonjol adalah penyusupan Judy dan Nick ke gala besar bersetting chateau bersalju, sekuens penuh intrik yang terasa seperti gabungan True Lies dan film detektif klasik.
Aksi film ini bergerak cepat dan presisi, meski ada satu bagian yang terasa melambat akibat penuangan eksposisi berlebihan. Namun secara keseluruhan, ritme film tetap memikat dari awal hingga akhir.
Karakter Baru yang Mencuri Perhatian

Sekuel ini memperkenalkan jajaran karakter baru yang kuat. Gary De'Snake disuarakan Ke Huy Quan menjadi salah satu tokoh paling menarik, seorang ular yang ingin memulihkan nama baik spesiesnya setelah puluhan tahun dipinggirkan.
Ada juga keluarga lynx korup yang telah lama mengendalikan kota, serta Nibbles Maplestick sang berang-berang rakus namun lucu yang akhirnya menjadi sekutu penting.
Mayor baru Brian Winddancer, seekor kuda mantan aktor, menghadirkan humor melalui karakternya yang narsis. Meski begitu, kehadiran karakter baru sedikit memangkas porsi pemain lama seperti Clawhauser yang sangat dicintai penggemar.
Isu Sosial: Berani, Relevan, tapi Terlalu Padat

Seperti film pertama, Zootopia 2 tidak takut menyinggung isu berat. Tema-tema seperti prasangka rasial, ketidakadilan sistemik, ketidaksetaraan sejarah, hingga marjinalisasi kelompok tertentu kembali menjadi inti cerita. Bahkan ada adegan yang menampilkan polisi mengeksekusi perintah korup dan menyerbu kawasan minoritas, momen yang terasa mengena dan relevan dengan dunia nyata.
Namun banyaknya isu membuat film terkadang hanya “menunjuk” masalah tanpa membahasnya secara mendalam. Beberapa pesan terasa tersampaikan setengah karena fokus film terpecah antara aksi, misteri, dan drama emosional. Meski begitu, film tetap memberikan ruang bagi penonton untuk berdiskusi, terutama anak dan orang tua.
Setup Menuju Zootopia 3

Hubungan Judy dan Nick menjadi pusat emosi film ini. Chemistry mereka makin kuat, dipenuhi rasa saling percaya, kepedulian, dan bagi banyak penggemar, tanda-tanda romansa yang semakin jelas. Twitter bahkan penuh diskusi tentang momen dialog “Love you, partner” yang dianggap sebagai perkembangan besar hubungan mereka.
Reaksi penonton sangat positif: humor cerdas, visual memukau, karakter baru seru, serta pesan emosional yang menyentuh. Dengan skor kritik mencapai 92–93% di Rotten Tomatoes, film ini dianggap salah satu sekuel terbaik Disney. Adegan mid-credit juga secara eksplisit mengisyaratkan Zootopia 3.
Zootopia 2 berhasil menjadi sekuel yang menghibur, cerdas, dan emosional. Film ini memperlihatkan bahwa dunia Zootopia masih menyimpan banyak cerita menarik melalui kombinasi humor, aksi, dan tema sosial yang relevan.
Meski sesekali tersandung akibat isu yang terlalu padat dan eksposisi berlebih, kualitas visual, karakter kuat, serta chemistry Judy dan Nick membuatnya tetap layak ditonton. Zootopia 2 bukan hanya petualangan hewan, tetapi juga kisah tentang empati dan keberanian menghadapi ketidakadilan.
Galeri Foto
FAQ



















